Tampilkan postingan dengan label sogok. Tampilkan semua postingan

gravatar

Jadi Pengikut Ahmadiyah, Warga Cikeusik Dijanjikan Rp 10-15 Juta

BANTEN - Warga Desa Umbulan, Kampung Pendeuy, Cikeusik, Pandeglang, Banten, dijanjikan uang mulai Rp 10 hingga Rp 15 juta, jika menjadi pengikut Ahmadiyah. Tokoh Ahmadiyah, Ismail Suparman, diduga menjanjikan hal itu kepada warga.

Uang diberikan secara bertahap. Pertama kali mendaftar menjadi pengikut Ahmadiyah, seseorang harus mengisi formulir. Setelah mengisi dan membubuhi tanda tangan, pendaftar akan diberikan uang sejumlah Rp 250 ribu secara cash.

Setelah itu, warga tersebut akan disekolahkan ke tiga tempat. Dua diantaranya masih di sekitar Indonesia. Lainnya di Pakistan. "Tujuannya untuk memperdalam pengetahuan tentang Ahmadiyah," terang Ketua RT 2/RW 11, Mistari, di rumahnya, Desa Umbulan, Kampung Pendeuy, Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Dia mengatakan Suparman sebagai tokoh Ahmadiyah Cikeusik kerap menjanjikan hal itu untuk menarik minat masyarakat Cikeusik memeluk keyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi setelah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (SAW).

Pada awal 2010 dia mendakwahkan Ahmadiyah kepada salah seorang Warga Cikeusik, Atep Suratep, yang kini menjadi sekretaris Suparman. Atep kemudian berhasil menjadi bawahan Suparman. Penampilan Atep pun berubah, dari yang semula hanya memakai kaos, menjadi jaket seperti kulit berwarna hitam.

Atep kerap memakai kacamata hitam juga. Dia menumpangi sepeda motor, padahal sebelumnya tidak memiliki sepeda motor. "Penampilan Atep berubah menjadi lebih keren setelah menjadi pengikut Ahmadiyah," papar Mistari.

Ketua RT sendiri pernah berkali-kali ditawarkan menjadi anggota Ahmadiyah, namun tidak mau. "Keyakinan saya hanya kepada Islam yang benar," jelasnya. Dia tidak meyakini ajaran yang diserukan Ismail Suparman yang tidak lain adalah tetangga sendiri. Dia masih tetap pada keyakinannya Muhammad SAW adalah nabi terakhir dan tidak ada nabi ataupun rasul lagi setelahnya.(republika.co.id)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Kepergok Berjudi, DPRD PKS Coba Sogok Wartawan

Gorontalo, CyberNews. Anggota DPRD Kota Gorontalo asal Partai Keadilan Sejahtera, Darmawan Duming kepergok berada di lokasi perjudian. Pejabat itu coba menyogok sejumlah wartawan.

Upaya suap yang dilakukan di sebuah rumah makan itu diam-diam direkam wartawan dengan kamera tersembunyi, baru-baru ini. Dalam rekaman kamera tersembunyi, terdengar dialog Darmawan Duming dengan sejumlah wartawan.

Dia membujuk wartawan agar tidak menyiarkan gambar penggerebekan judi Jumat petang, saat dirinya kepergok berada di lokasi tersebut. Bujukan itu seperti ancaman yang disampaikan secara halus kepada para wartawan. Di bagian akhir gambar, tampak wartawan mengumpulkan uang yang ditinggalkan Darmawan. Lalu uang tersebut diserahkan kepada seorang rekan untuk dikembalikan ke Darmawan.

Darmawan kepergok sedang berada di lokasi perjudian di Kelurahan Liluwo. Dia berada di sana ketika personel Polres Gorontalo menggerebek lokasi tersebut. Kendati begitu, polisi tak menangkap pelaku, termasuk Darmawan. Sejauh ini polisi masih enggan memberikan keterangan terkait penggerebekan dengan alasan masih dalam penyelidikan.( lip6 / CN27 / JBSM )(suaramerdeka.com)
.........Lihat Selengkapnya