Tampilkan postingan dengan label judi. Tampilkan semua postingan

gravatar

Akhirnya, PKS Pecat Juga Anggotanya yang Tertangkap Berjudi

pecat
Gorontalo, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memecat anggotanya, Darmawan Duming yang tertangkap basah sedang berjudi beberapa waktu lalu.
Surat rekomendasi kepada DPW dan DPD PKS di Gorontalo tersebut, dikeluarkan oleh Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) pada tanggal 4 Maret 2011.

Wakil Ketua DPW PKS Provinsi Gorontalo, Adnan Entengo menjelaskan bahwa Darmawan diberhentikan secara tidak hormat, karena melanggar sejumlah aturan di partai tersebut.

"Dia diberhentikan diantaranya karena telah melakukan perbuatan menodai dan mencemarkan martabat partai," ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Ahad (13/03/2011).

Selain dipecat, BPOD juga merekomendasikan Pergantian Antar Waktu (PAW), karena Darmawan tak berhak lagi menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo.

"Untuk PAW, kami akan melayangkan surat ke DPRD minggu depan. Kami yakin proses PAW tak akan menemui kendala," tambahnya.

Darmawan tertangkap basah oleh polisi tengah berjudi, bersama sejumlah warga di salah satu rumah di Kota Gorontalo. Namun, ia bersikeras tidak ikut berjudi dan tidak sengaja singgah ke rumah tersebut untuk mengatarkan baju. (ant) (voa-islam.com)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Lagu untuk para Penjudi dan Para maniak Demokrasi

semoga dengan lagu klasik dan plesetannya ini 
bisa memberi sedikit sentilan buat 
para penjudi dan para maniak Demokrasi....
Maaf kalo kata-katanya terasa menyentil telingan anda.

.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Kepergok Berjudi, DPRD PKS Coba Sogok Wartawan

Gorontalo, CyberNews. Anggota DPRD Kota Gorontalo asal Partai Keadilan Sejahtera, Darmawan Duming kepergok berada di lokasi perjudian. Pejabat itu coba menyogok sejumlah wartawan.

Upaya suap yang dilakukan di sebuah rumah makan itu diam-diam direkam wartawan dengan kamera tersembunyi, baru-baru ini. Dalam rekaman kamera tersembunyi, terdengar dialog Darmawan Duming dengan sejumlah wartawan.

Dia membujuk wartawan agar tidak menyiarkan gambar penggerebekan judi Jumat petang, saat dirinya kepergok berada di lokasi tersebut. Bujukan itu seperti ancaman yang disampaikan secara halus kepada para wartawan. Di bagian akhir gambar, tampak wartawan mengumpulkan uang yang ditinggalkan Darmawan. Lalu uang tersebut diserahkan kepada seorang rekan untuk dikembalikan ke Darmawan.

Darmawan kepergok sedang berada di lokasi perjudian di Kelurahan Liluwo. Dia berada di sana ketika personel Polres Gorontalo menggerebek lokasi tersebut. Kendati begitu, polisi tak menangkap pelaku, termasuk Darmawan. Sejauh ini polisi masih enggan memberikan keterangan terkait penggerebekan dengan alasan masih dalam penyelidikan.( lip6 / CN27 / JBSM )(suaramerdeka.com)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Sekedar pesan untuk Anggota DPRD Asal PKS yang Tertangkap Saat Judi

Sekedar mengingatkan kembali lagu klasik yang dalem maknanya.....
gambar ini aku peruntukkan terkait KASUS......
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Astaghfirullah,...Anggota DPRD Asal PKS Tertangkap Saat Judi?

<(-_-!)>
Gorontalo (SI ONLINE)-Lagi, kelakuan negatif dan maksiyat yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD dari partai dakwah, PKS, terkuak. Jumat malam (25/2/2011) seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berinisial DD, tertangkap sedang berjudi di salah satu rumah warga Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah.

Polisi yang tiba di lokasi perjudian, segera menciduk DD dan sejumlah orang yang sedang asyik bermain judi dengan domino. DD langsung diamankan bersama rekan judinya serta barang bukti yang ada di markas Polres Kota Gorontalo, Jumat malam (25/2/2011).

Saat dimintai keterangan oleh petugas, DD bersikeras meminta aparat tidak menahan dirinya, dengan alasan baru bergabung selama sepuluh menit di lokasi itu. "Saya tidak usah ditahan, kapan saja saya siap dimintai keterangan," ujarnya kepada polisi.

Dari hasil penggerebekan itu, polisi mengamankan barang bukti uang senilai Rp 800 ribu, serta kartu domino yang digunakan dalam permainan judi tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian masih enggan memberikan keterangan resmi terkait kasus ini, dengan alasan masih diselidiki.(suara-islam.com)
.........Lihat Selengkapnya