Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

gravatar

ANTARA Piagam Perjanjian Perjuangan Anshaar al-Khilaafah dan al-Ikhwaan al-Muslimiin Suriah untuk Suriah (antara Pejuang Syariah Kaffah dengan Pejuang Demokrasi sistem Kufur)

PERTAMA: PERJANJIAN & NOTA KESEPAKATAN JAMA’AH AL-IKHWAAN AL-MUSLIMIIN SURIAH

عهد وميثاق من جماعة الإخوان المسلمين في سوريا
تاريخ النشر: 5 ذو القعدة 1433 هـ – 21 أيلول 2012 مـ -
Perjanjian & Nota Kesepakatan Jama’ah al-Ikhwaan al-Muslimiin di Suriah
Tanggal:  5 Dzul Qa’dah 1433 H – 21 September 2012 M
IM
بسم الله الرحمن الرحيم
من أجل وطن حر، وحياة حرة كريمة لكل مواطن.. وفي هذه المرحلة الحاسمة من تاريخ سوريا، حيث يولد الفجر من رحم المعاناة والألم، على يد أبناء سوريا الأبطال، رجالا ونساءً، شباباً وأطفالاً وشيوخاً، في ثورة وطنية عامة، يشارك فيها شعبنا بكلّ مكوّناته، من أجل السوريين جميعاً.. فإننا في جماعة الإخوان المسلمين في سوريا، منطلقين من مبادئ ديننا الإسلامي الحنيف، القائمة على الحرية والعدل والتسامح والانفتاح.. نتقدّم بهذا العهد والميثاق إلى أبناء شعبنا جميعاً، ملتزمين به نصاً وروحاً، عهداً يصون الحقوق، وميثاقاً يبدد المخاوف، ويبعث على الطمأنينة والثقة والرضا.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Demi (mewujudkan) bangsa yang merdeka, kehidupan merdeka yang mulia bagi seluruh bangsa… Pada tahapan yang menentukan ini bagi sejarah Suriah, ketika lahir fajar dari rahim penderitaan dan rasa sakit, di tangan anak-anak heroik Bangsa Suriah, pria maupun wanita; pemuda, anak kecil maupun orangtua yang terlibat dalam revolusi bangsa secara umum, bangsa kami dari setiap komponen masyarakat terlibat di dalam revolusi ini untuk seluruh orang-orang Suriah … Kami dari Jama’ah al-Ikhwan al-Muslimin di Suriah bertolak dari prinsip-prinsip agama kita yang islamiy nan lurus, berdasarkan asas kebebasan, keadilan, toleransi, dan keterbukaan.. kami mempersembahkan perjanjian dan nota kesepakatan ini untuk seluruh anak-anak negeri ini, dengan memegang teguh perjanjian ini baik tekstual maupun kontekstual, suatu perjanjian yang menjaga hak-hak, nota kesepakatan yang menghilangkan kegelisahan, membangkitkan ketenangan, kepercayaan dan keridhaan.

يمثل هذا العهد والميثاق رؤية وطنية، وقواسم مشتركة، تتبناها جماعة الإخوان المسلمين في سوريا، وتتقدم بها أساساً لعقد اجتماعي جديد، يؤسّس لعلاقة وطنية معاصرة وآمنة بين مكوّنات المجتمع السوري بكل أطيافه الدينية والمذهبية والعرقية وتياراته الفكرية والسياسية.

Piagam perjanjian dan nota kesepakatan ini merupakan gambaran visi kebangsaan, dan qawaasim musytarikah, yang diadopsi oleh Jama’ah al-Ikhwaan al-Muslimiin di Suriah, dan dipresentasikan sebagai asas bagi perjanjian kehidupan sosial yang baru. Dijadikan sebagai asas bagi hubungan bangsa modern dan hubungan kepercayaan di antara komponen masyarakat Suriah, dengan segala pandangan keagamaan, madzhab, etnis, arus pemikiran dan politik.

يلتزم الإخوان المسلمون بالعمل على أن تكون سوريا المستقبل:

Al-Ikhwan al-Muslimuun bertekad untuk beraktivitas mewujudkan Suriah di masa yang akan datang:

1 – دولة مدنية حديثة، تقوم على دستور مدنيّ، منبثق عن إرادة أبناء الشعب السوري، قائم على توافقية وطنية، تضعه جمعية تأسيسية منتخَبة انتخاباً حراً نزيها، يحمي الحقوق الأساسية للأفراد والجماعات، من أيّ تعسّف أو تجاوز، ويضمن التمثيل العادل لكلّ مكوّنات المجتمع.

Poin Pertama: Negara sipil modern, tegak di atas perundang-undangan sipil yang digali dari kehendak anak-anak negeri Suriah, tegak di atas kesepakatan nasional, diletakkan oleh Jam’iyyah Ta’siisiyyah Muntakhabah dengan pemilihan umum terbuka yang adil, yang menjaga hak-hak asasi individu-individu maupun kelompok-kelompok, (terbebas) dari segala kesewenang-wenangan dan tindakan melampaui batas, dan menjamin perwujudan keadilan untuk setiap komponen masyarakat.

2 – دولة ديمقراطية تعددية تداولية، وفق أرقى ما وصل إليه الفكر الإنساني الحديث، ذات نظام حكم جمهوري نيابي، يختار فيها الشعب من يمثله ومن يحكمه عبر صناديق الاقتراع، في انتخاباتٍ حرة نزيهة شفافة.

Poin Kedua: Negara demokratis pluralis yang dinamis, sejalan dengan perkembangan pemikiran manusia modern, sebuah sistem pemerintahan republik parlementer, perwakilan dan penguasa yang dipilih oleh rakyat dari hasil pemungutan kotak suara, dalam pemilihan umum yang bebas (tidak ada tekanan-pen.), bersih, dan transparan.

3 – دولة مواطنة ومساواة، يتساوى فيها المواطنون جميعاً، على اختلاف أعراقهم وأديانهم ومذاهبهم واتجاهاتهم، تقوم على مبدأ المواطنة التي هي مناط الحقوق والواجبات، يحقّ لأيّ مواطنٍ فيها الوصول إلى أعلى المناصب، استناداً إلى قاعدتي الانتخاب أو الكفاءة. كما يتساوى فيها الرجال والنساء، في الكرامة الإنسانية، والأهلية، وتتمتع فيها المرأة بحقوقها الكاملة.

Poin Ketiga: Negara sipil dan equality, yakni menjunjung tinggi persamaan seluruh warga negaranya, dengan keberagaman etnis, agama, madzhab, dan orientasi hidup, yang tegak di atas prinsip kebangsaan yang merupakan perwujudan hak-hak dan kewajiban-kewajiban. Memberikan hak bagi seluruh warga Negara untuk menduduki posisi yang tinggi, berdasarkan kaidah-kaidah pemilihan umum atau keahliannya. Sebagaimana disamakannya kedudukan pria dan wanita dalam martabat manusiawi, dan kompetensinya. Kaum perempuan pun bisa menikmati hak-haknya secara sempurna.

4 – دولة تلتزم بحقوق الإنسان -كما أقرتها الشرائع السماوية والمواثيق الدولية- من الكرامة والمساواة، وحرية التفكير والتعبير، وحرية الاعتقاد والعبادة، وحرية الإعلام، والمشاركة السياسية، وتكافؤ الفرص، والعدالة الاجتماعية، وتوفير الاحتياجات الأساسية للعيش الكريم. لا يضامُ فيها مواطن في عقيدته ولا في عبادته، ولا يضيّقُ عليه في خاصّ أو عامّ من أمره.. دولة ترفضُ التمييز، وتمنعُ التعذيب وتجرّمه.

Poin Keempat: Negara yang memenuhi hak-hak asasi manusia –sebagaimana ketentuan peraturan-peraturan yang turun dari langit (syari’at Ilahiyyah-pen.) dan berbagai Konvensi Internasional–; (hak-hak) kehormatan dan persamaan, kebebasan berpikir dan berekspresi, kebebasan berakidah dan beribadah, kebebasan pers, perkumpulan politik, kesetaraan peluang, keadilan social, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok untuk hidup mulia, tidak ada paksaan bagi para warga negaranya dalam berakidah dan beribadah, tidak membatasi urusannya baik secara khusus maupun umum,  negara yang menolak diskriminasi, serta mencegah kekerasan dan kejahatan.

5 – دولة تقوم على الحوار والمشاركة، لا الاستئثار والإقصاء والمغالبة، يتشاركُ جميع أبنائها على قدم المساواة في بنائها وحمايتها، والتمتّع بثروتها وخيراتها، ويلتزمون باحترام حقوق سائر مكوناتها العرقية والدينية والمذهبية، وخصوصية هذه المكوّنات، بكل أبعادها الحضارية والثقافية والاجتماعية، وبحقّ التعبير عن هذه الخصوصية، معتبرين هذا التنوع عاملَ إثراء، وامتداداً لتاريخ طويل من العيش المشترك، في إطار من التسامح الإنسانيّ الكريم.

Poin Kelima: Negara yang tegak di atas asas dialog dan kerjasama, bukan negara monopolistic, menyingkirkan yang lain dan saling menjatuhkan. Seluruh anak-anak negeri ini berpartisipasi dengan kedudukan yang sama dalam membangun dan menjaganya. Menikmati kemakmuran dan berbagai sumber dayanya. Memegangteguh untuk memuliakan hak-hak dan privasi seluruh komponennya baik etnis, keagamaan dan kelompok, dengan segala dimensi peradaban, wawasan, kehidupan social, dan hak mengekspresikan privasinya, mengakui keragaman tersebut sebagai khazanah kekayaan, yang tak terlepas dari sejarah yang panjang dalam kehidupan bersama, dalam bingkai toleransi manusiawi yang mulia.

6 – دولة يكون فيها الشعب سيد نفسه، وصاحب قراره، يختار طريقه، ويقرّر مستقبله، دون وصاية من حاكم مستبدّ، أو حزب واحد، أو مجموعة متسلطة.

Poin Keenam: Negara yang menjadikan rakyatnya sebagai tuan bagi dirinya sendiri, yang berwenang atas keputusan-keputusannya, memilih jalannya dan memutuskan masa depannya, tanpa tekanan dari penguasa otoriter, satu partai atau suatu kelompok yang mendominasi (monopolistic).

7 – دولة تحترم المؤسسات، وتقوم على فصل السلطات التشريعية والقضائية والتنفيذية، يكونُ المسؤولون فيها في خدمة الشعب. وتكون صلاحياتهم وآليات محاسبتهم محدّدةً في الدستور. وتكون القوات المسلحة وأجهزة الأمن فيها لحماية الوطن والشعب، وليس لحماية سلطة أو نظام، ولا تتدخّل في التنافس السياسيّ بين الأحزاب والقوى الوطنية.

Poin Ketujuh: Negara yang menghormati institusi-institusi, tegak di atas asas pemisahan antara kedaulatan legislative, yudikatif dan eksekutif. Orang-orang yang bertanggungjawab memegang itu semuanya bekerja untuk melayani rakyat. Dengan kewenangan-kewenangan serta mekanisme control bagi mereka yang dibatasi perundang-undangan. Dan menjadikan kekuatan militer dan elemen-elemen keamanan di dalam negera sebagai pelindung bangsa dan rakyatnya, bukan untuk mengamankan kekuasaan atau pemerintahan, dan tidak boleh ada intervensi (militer & petugas keamanan negara-pen.) dalam persaingan politik antara partai-partai dan pasukan nasional.

8 – دولة تنبذ الإرهاب وتحاربه، وتحترم العهود والمواثيق والمعاهدات والاتفاقيات الدولية، وتكون عاملَ أمن واستقرار، في محيطها الإقليمي والدوليّ. وتقيم أفضل العلاقات الندّية مع أشقائها، وفي مقدمتهم الجارة لبنان، التي عانى شعبها -كما عانى الشعب السوريّ – من ويلات نظام الفساد والاستبداد، وتعملُ على تحقيق مصالح شعبها الإستراتيجية، وعلى استرجاع أرضها المحتلة، بكافة الوسائل المشروعة، وتدعم الحقوق المشروعة للشعب الفلسطينيّ الشقيق.

Poin Kedelapan: Negara menghentikan terorisme dan memeranginya, menghormati berbagai persetujuan, nota kesepakatan, perjanjian dan Konvensi Internasional, dan menjadi elemen pengaman dan penjaga stabilitas dalam lingkup batas teritorial maupun internasional. Dan membangun hubungan persahabatan yang paling utama dengan saudaranya, dan yang paling terdepan adalah dengan negara tetangga yakni Lebanon, membantu rakyatnya –sebagaimana bantuannya terhadap rakyat Suriah- dari malapetaka pemerintahan yang rusak dan otoriter. Beraktivitas untuk mewujudkan kemaslahatan-kemaslahatan yang strategis bagi rakyatnya, dan beraktivitas untuk mengembalikan Buminya yang terjajah dengan segala cara-cara yang legal, serta mendukung pemenuhan hak-hak Rakyat Palestina yang merupakan saudara.

9 – دولة العدالة وسيادة القانون، لا مكان فيها للأحقاد، ولا مجال فيها لثأر أو انتقام.. حتى أولئك الذين تلوثت أيديهم بدماء الشعب، من أيّ فئة كانوا، فإنّ من حقهم الحصول على محاكمات عادلة، أمام القضاء النزيه الحرّ المستقل.

Poin Kesembilan: Negara adil dan berkedaulatan undang-undang (konstitusional-pen.), tidak ada tempat bagi berbagai kedengkian, balas dendam dan pembalasan.. Hingga bagi mereka yang mengotori tangan-tangan mereka dengan darah rakyatnya. Dari kelompok manapun, dan hak bagi mereka adalah apa yang diputuskan dari tuntutan-tuntutan yang adil, di hadapan pengadilan yang jujur, bebas dan tidak memihak.

10 – دولة تعاون وألفة ومحبة، بين أبناء الأسرة السورية الكبيرة، في ظلّ مصالحة وطنية شاملة. تسقطُ فيها كلّ الذرائع الزائفة، التي اعتمدها نظامُ الفساد والاستبداد، لتخويف أبناء الوطن الواحد بعضهم من بعض، لإطالة أمدِ حكمه، وإدامة تحكّمه برقاب الجميع.

Poin Kesepuluh: Negara yang menjunjung saling tolong menolong, persahabatan dan cinta, diantara anak-anak keluarga besar Suriah, dalam naungan satu kemaslahatan nasional yang menyeluruh, menghapuskan dalih-dalih palsu yang digunakan pemerintahan yang rusak dan otoriter untuk mengintimidasi anak-anak negeri satu sama lain, untuk mempertahankan periode pemerintahannya dan melanggengkan kekuasaannya dengan memperbudak seluruh elemen.

هذه هي رؤيتنا وتطلعاتنا لغدنا المنشود، وهذا عهدُنا وميثاقُنا أمام الله، وأمام شعبنا، وأمام الناس أجمعين. رؤية نؤكّدها اليوم، بعد تاريخٍ حافل في العمل الوطنيّ لعدة عقود، منذ تأسيس الجماعة على يد الدكتور مصطفى السباعي رحمه الله عام 1945. كنا قد عرضنا ملامحها بوضوح وجلاء في ميثاق الشرف الوطنيّ عام 2001، وفي مشروعنا السياسيّ عام 2004، وفي الأوراق الرسمية المعتمدة من قِبَل الجماعة، بشأن مختلف القضايا المجتمعية والوطنية.

Inilah pandangan dan harapan-harapan kami untuk masa depan yang kita inginkan, dan inilah janji dan nota kesepakatan kami dihadapan Allah, rakyat Suriah, dan dihadapan manusia seluruhnya sejak pendirian Jama’ah ini oleh Doktor Mushthafa al-Siba’iy –semoga Allah merahmatinya- pada tahun 1945 M. Kami sudah mempresentasikan pandangan ini dengan jelas dan terbuka dalam Miitsaaq al-Syarf al-Wathaniy  tahun 2001 M, dan dalam rancangan politik kami pada tahun 2004 M, begitu pula dalam dokumen resmi yang diadopsi oleh Jama’ah ini, dengan keragaman permasalahan social dan nasional.

وهذه قلوبُنا مفتوحة، وأيدينا ممدودةٌ إلى جميع إخوتنا وشركائنا في وطننا الحبيب، ليأخذ مكانه اللائقَ بين المجتمعات الإنسانية المتحضّرة. (وتعاونوا على البر والتقوى، ولا تعاونوا على الإثم والعدوان، واتقوا الله إنّ الله شديد العقاب).

Dan inilah qalbu kami terbuka, dan tangan kami terentang bagi seluruh saudara dan pendukung kami di negeri kami yang tercinta ini, untuk mengambil posisi yang layak di tengah-tengah masyarakat yang manusiawi nan beradab. (“Dan tolong menolonglah kamu sekalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah tolong menolong dalam dosa dan permusuhan, bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah memiliki siksa yang sangat pedih. ”)

 25 آذار (مارس) 2012
جماعة الإخوان المسلمين في سوريا

25 Maret 2012 M
Jama’ah al-Ikhwaan al-Muslimiin di Suriah
Source: http://www.ikhwansyria.com/Portals/Content/?Name=%D8%B9%D9%87%D8%AF+%D9%88%D9%85%D9%8A%D8%AB%D8%A7%D9%82+%D9%85%D9%86+%D8%AC%D9%85%D8%A7%D8%B9%D8%A9+%D8%A7%D9%84%D8%A5%D8%AE%D9%88%D8%A7%D9%86+%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D9%84%D9%85%D9%8A%D9%86+%D9%81%D9%8A+%D8%B3%D9%88%D8%B1%D9%8A%D8%A7&info=YVdROU16QTVOREltYzI5MWNtTmxQVk4xWWxCaFoyVW1kSGx3WlQweEpuaHRiR2xrUFRZeU1Ua20rdQ%3D%3D.Syr


KEDUA: PERJANJIAN & NOTA KESEPAKATAN PARA MUJAHIDIN PENDUKUNG KHILAAFAH DI SURIAH


421079_409040505843029_1772986204_n

Piagam Perjanjian Para Mujahidiin Suriah untuk Berjuang Menegakkan Khilafah
قادة كتائب يوقعون على ميثاق العمل لاقامة الخلافة في سوريا
تعاهد عدد من قادة الكتائب المقاتلة في سوريا على العمل لاسقاط مشروع الدولة المدنية الديمقراطية في سوريا وإقامة دولة الخلافة الاسلامية القائمة على الأسس التالية:
 1- السيادة للشرع.
 2- السلطان للأمة.
 3- نصب خليفة واحد فرض على المسلمين.
 4- للخليفة حق تبنّي ما يراه من الأحكام الشرعية الاجتهادية.

Para Pemimpin Revolusi (Bersepakat) Menandatangani Piagam Perjanjian untuk Berjuang Menegakkan Khilafah Islaamiyyah di Suriah

Para ‘Pemimpin Revolusi’ Suriah berjanji untuk berjuang menyingkirkan tegaknya dawlah demokratis di Suria, dan menegakkan Daulah Khilafah Islamiyyah yang tegak di atas asas-asas sebagai berikut:
  1. Kedaulatan di tangan syara’
  2. Kekuasaan di tangan umat
  3. Mengangkat Khalifah yang satu –untuk seluruh dunia- merupakan kewajiban bagi kaum muslimin
  4. Khalifah memiliki hak untuk mengadopsi (satu hukum) dari apa-apa yang dipandangnya (paling kuat dalil2nya) dari hukum2 syara’ yang bersifat ijtihadiy.

ميثاق العمل لإقامة الخلافة الإسلامية في سوريا
بسم الله الرحمن الرحيم
(وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُون)
نحن الموقعون أدناه..
إيماناً منّا بوجوب العمل لتطبيق الشريعة الإسلامية، واستئناف الحياة الإسلامية، وتحقيق بشارة رسول الله محمد صلى الله عليه وسلم: ” .. ثم تكون خلافة على منهاج النبوة” .. وطلباً منا لنيل رضوان الله تعالى..

Perjanjian untuk Berjuang Menegakkan Khilaafah Islaamiyyah di Suriah

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih & Maha Penyayang
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (TQS. Al-Nuur: 55)
Kami adalah orang-orang yang menandatangani (bersepakat) perjanjian:
Bagian dari keimanan kami adalah meyakini kewajiban menerapkan syari’at islam, dan berjuang untuk melanjutkan kehidupan islam dan mewujudkan berita gembira dari Rasulullah SAW: “…kemudian akan tegak Khilafah di atas manhaj kenabian” dan kami berharap agar meraih ridha’ Allah SWT.

نعلن ما يلي:
أولاً: نعاهد الله تبارك وتعالى على العمل لإسقاط مشروع الدولة المدنية الديمقراطية في سوريا، وإقامة دولة الخلافة الإسلامية القائمة على الأسس التالية:
 1- السيادة للشرع. فمواد الدستور والقوانين النافذة هي أحكام شرعية مستنبطة من أدلتها التفصيليّة.
 2- السلطان للأمة. فالمسلمون يختارون الخليفة، ويبايعونه على الحكم بكتاب الله وسنة رسورله.
 3-نصب خليفة واحد فرضٌ على المسلمين.. فيحرم شرعاً وجود أكثر من خليفة في آن واحد.
 4- للخليفة حق تبني ما يراه من الأحكام الشرعية الاجتهادية، يسنها موادّ في الدستور وقوانين.
ونعاهد الله عز وجل على نصرة بعضنا بعضا على الحق بما نستطيع.
ثانياً: نتبنى مشروع الدستور المقترح من قبل حزب التحرير والملحق بهذا الميثاق دستوراً لهذه الدولة، مع قابلية تعديله وفق اجتهادات شرعيّة سليمة، مقترحة من قِبَل أهل العلم.
والله على مانقول شهيد.
بتاريخ  15/11/2012
الموقعون.
(سنذكر في وقت لاحق اسماء قادة وممثلي الكتائب والألوية الذبن وقعوا على الوثيقة، كما سنوافيكم  بصورة للنسخة الأصلية للوثيقة في وقت لاحق إن شاء الله تعالى).
اللهم إنا نتبرأ إليك من كل من يمده للغرب وأعوانه .
 اللهم إنا نتبرأ إليك من كل من كان من أحبابنا فتركنا وخذلنا وانضم إلى قافلة المؤتمرين المتآمرين .
 اللهم انتصر لنا انتصارك لأحبابك على أعدائك.
 اللهم مكن لنا ديننا الذي ارتضيت لنا.

Kami proklamirkan poin-poin berikut:

Pertama, Kami berjanji kepada Allah Tabaaraka wa Ta’aalaa untuk berjuang menggagalkan tegaknya Daulah Madaniyyah yang bersifat Demokratis (berdasarkan sistem Demokrasi) di Suriah, dan menegakkan Daulah al-Khilaafah al-Islaamiyyah yang tegak di atas asas-asas sebagai berikut:
  1. Kedaulatan di tangan syara’. Maka materi-materi konten UUD dan perundang-undangan yang ada yakni hukum-hukum syara’ yang digali dari dalil-dalilnya yang terperinci.
  2. Kekuasaan di tangan umat. Maka kaum muslimin (wajib) memilih (mengangkat) seseorang untuk menjadi Khalifah (berdasarkan aturan2 Islam-pen.), dan mereka membai’atnya untuk menegakkan kekuasaan yang tegak di atas asas kitaabullaah dan sunnah Rasul-Nya.
  3. Mengangkat Khalifah yang satu –untuk seluruh dunia- merupakan kewajiban bagi kaum muslimin. Maka diharamkan secara syar’i ada Khalifah yang lebih dari satu dalam satu masa.
  4. Khalifah memiliki hak untuk mengadopsi (satu hukum) dari apa-apa yang dipandangnya (paling kuat dalil2nya) dari hukum2 syara’ yang bersifat ijtihadiy. Yang dimasukkan ke dalam UUD dan Perundang-undangan.
Kami berjanji kepada Allah ‘Azza wa Jalla, agar saling tolong menolong dalam kebenaran sesuai dengan kemampuan kami (dengan segenap kemampuan-pen.).

Kedua, kami akan mengadopsi Rancangan Perundang-Undangan yang disampaikan oleh Hizbut Tahriir, dan akan menetapkannya sebagai Piagam Konstitusi Negara ini (al-Dawlah al-Islaamiyyah), disertai kemungkinan adanya modifikasi yang sejalan dengan ijtihad-ijtihad yang syar’i dan benar, yang diusulkan oleh para ulama.
Dan Allah akan menjadi saksi atas apa yang kami sampaikan.

Tertanggal: 15/11/2012
Unzhur:
Video: http://www.youtube.com/watch?v=9B2zmfLyH0s&feature=youtu.be
fb: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=409040505843029&set=a.190146587732423.48211.175738369173245&type=1&permPage=1

(from: irfanabunaveed.wordpress.com)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Korban pembantaian di Suriah meningkat


Suriah, Sejumlah korban selamat dalam pembantaian di kawasan Houla Suriah menceritakan peristiwa penyerangan dan pembunuhan anggota keluarga mereka yang dilakukan pasukan pemerintah akhir pekan lalu.

Beberapa saksi mata mengatakan mereka bersembunyi atau berpura-pura tewas agar selamat dari penyerangan.

Kebanyakan menyatakan militer dan milisi shabiha yang melakukan kekejaman tersebut, meski rezim Assad bersikeras serangan dilakukan ”teroris bersenjata”.
Pengamat PBB yang mengunjungi desa Taldou tempat dimana pembantaian berlangsung mengatakan mereka menemukan bukti serangan dari pasukan pemerintah.

Mereka juga mengkonfirmasi sekitar 108 korban, kebanyakan anak-anak, tewas akibat tembakan jarak dekat atau serangan pisau.

Sejumlah saksi mata yang berbicara kepada BBC mengatakan mereka meyakini bahwa militer dan anggota milisi shabiha yang bertanggung jawab.

“Kami berada di dalam rumah, mereka masuk, shabiha dan pasukan keamanan, mereka masuk dengan senjata Kalashnikov dan senapan mesin,” kata Rasha Abdul Razaq yang selamat dari serangan.

“Mereka membawa kami ke sebuah ruangan dan memukul ayah saya di kepala dengan senjata dan menembaknya tepat di dagu.”

Dari 20 anggota keluarga dan teman di dalam rumah, dia mengatakan hanya empat yang selamat.

Seorang warga lainnya, yang meminta dirahasiakan namanya mengatakan dia bersembunyi di loteng saat lelaki bersenjata menarik anggota keluarganya dan menembaki mereka.

“Saya buka pintu, dan saya banyak melihat jenazah, saya tidak bisa mengenali anak-anak saudara lelaki saya. Tidak bisa digambarkan. Saya punya tiga anak, saya kehilangan tiga anak,” katanya.



“Mereka membawa kami ke sebuah ruangan dan memukul ayah saya di kepala dengan senjata dan menembaknya tepat di dagu”

Rasha Abdul Razaq Saksi mata lainnya menceritakan bagaimana mereka ketakutan jika pasukan rezim kembali ke kawasan tersebut.

Jumlah korban tewas tidak diketahui secara pasti, tetapi wartawan BBC di Lebanon mengatakan jumlah kemungkinan bertambah dari keterangan saksi dan laporan dari pemerhati HAM di lapangan.[] bbc.co.uk
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Mahasiswa Mauritania menuntut agar lembaga studi Islam tempat mereka berkuliah tidak ditutup

Polisi Mauritania Rabu kemarin (22/2) menembakkan gas air mata untuk membubarkan para mahasiswa yang melemparkan batu yang menuntut agar lembaga studi Islam tempat mereka berkuliah tidak ditutup.

Sekitar selusin orang terluka dalam bentrokan yang berlangsung selama tiga jam, dan dua lusin mahasiswa ditangkap, kata sumber dari mahasiswa.

Polisi tidak bisa segera dihubungi untuk mengkonfirmasi jatuhnya korban.

Para pengunjuk rasa mahasiswa yang menyerukan agar kampus mereka Institut Tinggi Studi Islam melanjutkan perkuliahan yang telah dihentikan tahun ini.

Para demonstran telah mengadakan aksi duduk di dalam lembaga dan merencanakan sebuah "pawai damai" menentang Departemen Urusan Islam, namun polisi tiba di sana untuk membubarkan demonstran dan bentrokan akhirnya terjadi.

Mauritania, negara padang pasir luas di barat Afrika, dihuni oleh sebagian besar Muslim Sunni.(fq/afp)(eramuslim.com)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

NATO Meminta Maaf Atas Insiden Pembakaran Quran

Komandan AS selaku pimpinan pasukan Nato di Afghanistan menyampaikan permintaan maaf atas insiden ”pembuangan yang tidak layak” Al Quran yang dilakukan pasukan AS.

Pernyataan maaf disampaikan Jenderal John R Allen yang juga memerintahkan sebuah investigasi menyeluruh atas peristiwa tersebut.

“Kami telah belajar dari insiden ini, kami segera mengintervensi dan menghentikan mereka,” katanya.

Laporan tentang dugaan pembakaran Al Quran menimbulkan protes keras di luar pangkalan militer AS di Bagram.

Permintaan maaf
Dalam pernyataannya, Jenderal Allen mengatakan penyelidikan akan memeriksa apakah pasukan di pangkalan Badram ”membuang secara tidak layak buku material keagamaan Islam yang diantaranya terdapat Al Quran”.

“Material yang berhasil diamankan akan segera diberikan kepada otoritas keagamaan,” demikian isi pernyataan tersebut.

“Kami akan menyelidiki secara menyeluruh insiden ini dan akan mengambil langkah untuk menjamin hal ini tidak akan kembali terjadi lagi. Saya menjamin anda… Saya berjanji… hal ini bukan hal yang secara sengaja dilakukan,” kata Jenderal Allen.

Jenderal Allen selanjutnya menyampaikan ”permohonan maaf yang tulus atas setiap kelancangan yang terjadi,” termasuk kepada presiden Afghanistan, pemerintah Afghanistan dan ”warga Afghanistan yang mulia”.

April tahun lalu setidaknya satu orang tewas dan 18 lainnya mengalami luka-luka setelah aksi demo pecah di Afghanistan setelah insiden pembakaran Quran di Amerika Serikat. (bbc, 21/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Seminar Hizbut Tahrir di Prancis : Islam Atau Demokrasi?

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT bahwa syabab (aktivis) Hizbut Tahrir di Prancis telah berhasil mengadakan seminar di ibukota Prancis, Paris dengan judul: “Apakah sistem politik setelah musim semi Arab: Islam atau Demokrasi?”

Dalam seminar ini disampaikan dua testimoni: Pertama, disampaikan dalam bahasa Prancis, yang dalam testimoninya ini pembicara mengulas tentang penyebab yang mendorong terjadinya revolusi di negeri-negeri kaum Muslim. Kemudian, mengulas tentang usaha-usaha Barat untuk memalingkan revolusi, lalu mengarahkan dan membatasinya dengan berbagai slogan, seperti “negara sipil dan negara agama, negara demokrasi, Islam moderat dan sebagainya.”

Kedua, dalam testimoni yang kedua ini, pembicara menjelaskan tentang model negara yang ingin didirikan oleh kaum Muslim di dunia. Dalam hal ini, pembicara membahas sejumlah poin yang menjelaskan dasar-dasar bagi negara ini, program-program praktisnya, dan sistemnya yang begitu jelas dalam mengatasi semua masalah.

Setelah kedua pembicara selesai menyampaikan materi, melakukan shalat Ashar dan makan siang, maka para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan.

Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 11/2/2012.
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Atas Nama Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi, Belgia Larang Konferensi Khilafah

Walikota Hasselt, Hilde Claes setelah berkonsultasi dengan Dinas Keamanan dan Departemen Dalam Negeri memutuskan untuk melarang Hizbut Tahrir menggelar Konferensi Khilafah di Belgia, yang rencananya akan diselenggarakan pada 4 Maret 2012.

Walikota membenarkan bahwa ia telah melarang digelarnya Konferensi itu dengan mengatakan: “Saya telah memutuskan untuk melarang Konferensi itu berdasarkan undang-undang tanggal 23/03/1995 tentang pengingkaran dan pembenaran kejahatan historis (NEGATIONISM), dan di sana juga ada pertentangan dengan undang-undang pencegahan rasisme. Dalam hal ini, kami tidak dapat menjamin aspek keamanan. Sehingga, itu saja sudah cukup sebagai landasan untuk melarang digelarnya pertemuan itu.”

Sebelumnya Hizbut Tahrir telah sukses menggelar sejumlah konferensi dan demonstrasi di Belgia, dengan sepengetahuan otoritas Belgia, serta satu pun tidak pernah terjadi masalah keamanan, bahkan aparat keamanan berkali-kali menyatakan kekaguman dan apresiasinya terhadap pengorganisasian yang sangat baik dan rapi, serta kedisiplinan para syabab (aktivis) Hizbut Tahrir. Oleh karena itu, tidak mungkin bahwa kepolisian menyarankan untuk tidak menggelar demontrasi karena alasan khawatir atas keamanan. Sehingga kami yakin bahwa masalah kekhawatiran atas keamanan hanyalah kebohongan dan kedustaan yang dibuat-buat oleh walikota saja.

Jika walikota sibuk dengan aspek keamanan dan khawatir bahwa konferensi itu akan menyebabkan kekacauan publik, maka ia seharusnya mencari penyebab semua ini pada pihak-pihak lain yang kerjanya hanya menyerang Islam dan kaum Muslim dengan cara menghina dan memaki. Mereka itulah yang lebih utama untuk diawasi, karena mereka yang sedang merusak hubungan kaum Muslim dengan non-Muslim dengan menyiramkan semangat kebencian dan kedengkian. Mereka adalah orang yang mengorganisir kampanye kebohongan dan membuat cerita-cerita palsu untuk mencegah digelarnya konferensi dengan mengagitasi masyarakat. Inilah yang sebenarnya dilakukan oleh walikota itu sendiri.

Adapun terkait rasisme, maka dari mana sumber perkataan walikota ini? Apakah kami terbukti rasisme; apakah ditemukan dalam tsaqafah (budaya) kami sesuatu yang membuktikan bahwa kami rasisme; dan adakah sebelumnya seseorang dari partai kami yang diadili karena rasisme itu? Ini tidak lain hanyalah tuduhan yang tak seseorang pun mampun membuktikan. Dengan kata lain, semua ini hanyalah kebohongan semata.

Adapun tentang apa yang disebutnya dengan pengingkaran dan pembenaran kejahatan historis, maka tentang apa walikota itu berbicara? Apakah kami telah mengingkari sebuah fakta historis, dan apa itu? Atau maksud walikota itu adalah kejahatan genosida di Kongo? Apakah ini yang ia maksudkan?

Sesungguhnya klaim-klaim pelanggaran keamanan dan rasisme itu semuanya batil. Dan bisa saja walikota membuktikan perkara ini dengan mengundang para syabab (aktivis) Hizbut Tahrir untuk berdiskusi dan menjelaskan semua hal. Hanya saja ia telah jatuh ke dalam perangkap yang diletakkan oleh para pendukung ekstremisme sayap kanan dan mewujudkan apa yang menjadi tujuan mereka. Sebenarnya keputusan pelarangan ini diambil sendiri oleh walikota, kemudian berusaha mencari pembenaran dengan berkonsultasi pada Dinas Keamanan dan Departemen Dalam Negeri. Dalam hal ini, Menteri Dalam Negeri Belgia Joelle Milquet menegaskan dengan dengan mengatakan: “Kami telah berkonsultasi dengan walikota Hasselt Hilde Claes untuk mempertimbangkan kemungkinan melarang  digelarnya konferensi, mengingat konferensi itu akan digelar di aula milik negara.”

Akhirnya, kami mempertanyakan walikota yang mengatakan: “Saya melarang konferensi ini. Saya bertanggung jawab untuk sistem demokrasi, dan menolak segala bentuk ekstremisme.” Apakah ini demokrasi yang ia mengklaim untuk terus melindunginya, yaitu demokrasi yang dibangun di atas kecurangan, bukan berdasarkan pembuktian? Apakah kebebasan berekspresi akan dijamin oleh kalian, asalkan tidak mengekspresikan pendapat Islam?

Sungguh dalam hal ini, walikota telah mengzalimi kami dengan keputusannya yang melarang kami mendapatkan hak kami untuk berekspresi. Dengan demikian telah terbukti bahwa sistem demokrasi liberal tidak jujur ​​dengan dirinya sendiri (Okay Pala: Anggota perwakilan Hizbut Tahrir - Belanda).

Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 17/2/2012.
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Keanehan Yang Menyelimuti “Ikhwanul Muslimin”, Kadernya Serta Partai “Kebebasan dan Keadilan”

Mengapa tidak dikatakan “keanehan”? Ketika rezim memerangi “Ikhwanul Muslim” dengan undang-undang yang sama yang pernah diterapkan rezim Mubarak. Sementara kader-kader “Ikhwanul Muslim” yang ada di Parlemen diam saja dan menutup mata terhadap kezaliman ini. Sedangkan Partai “Kebebasan dan Keadilan” mengancam untuk meninjau ulang perjanjian Camp David jika Amerika menghentikan bantuan! Nah, bukankah fakta ini merupakan sesuatu yang aneh!?

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tengah mengkaji gugatan baru yang menuntut pembubaran Ikhwanul Muslimin, pembekuan semua kegiatan, rekening bank, dana,  penutupan semua kantor, dan penghapusan papan nama yang bertuliskan kantor Jamaah Ikhwanul Muslimin, serta larangan penggunaan nama ini di semua media televisi dan radio. Hal itu dikarenakan Ikhwanul Muslimin telah melakukan aktivitasnya secara terbuka di tengah publik tanpa memiliki izin dari Departemen Sosial, dan melanggar undang-undang LSM, juga berdasarkan undang-undang Partai Politik yang melarang dilakukannya kegiatan politik apapun oleh partai apapun atas dasar agama.

Pada saat yang sama, Dr Essam el-Erian Ketua Komite Hubungan Luar Negeri di Parlemen menegaskan bahwa Mesir berhak untuk meninjau ulang perjanjian damai dengan entitas Zionis jika AS mengurangi bantuan yang diberikannya kepada Mesir sejak penandatanganan perjanjian tahun 1979.

Muhammad Mursi Ketua Partai Kebebasan dan Keadilan menegaskan dalam pernyataan persnya bahwa “Bantuan AS adalah bagian dari perjanjian Camp David antara Mesir dan Israel. Dalam hal ini, Amerika sebagai penjaminnya dan sebagai pihak utama dalam perjanjian ini.” Ia menambahkan bahwa “Isyarat (ancaman) penghentian bantuan oleh pemerintah AS tidak pada tempatnya, dan jika tidak, maka perjanjian akan ditinjau ulang, sehingga bisa jadi akan menemukan banyak sandungan.” “Tidak ada ruang untuk membicarakan bantuan, kecuali dalam rangka perjanjian,” lanjut Mursi.

Surat kabar “Almesryoon” telah mempublikasikan berbagai berita yang mengungkap rencana-rencana untuk pembagian Mesir, serta kehadiran lebih dari 150 unsur CIA yang memata-matai Mesir. Mereka tengah menodai kehormatan dan potensi rakyat Mesir. Dan mereka melakukan aktivitasnya di Kedutaan Besar AS.

Kami di Hizbut Tahrir-wilayah Mesir mengatakan kepada mereka yang menang di Parlemen hendaklah sadar dari kelalaian kalian. Dan perhatikanlah apa yang direncanakan untuk Mesir dan rakyatnya oleh para musuhnya, yaitu Amerika, Yahudi dan para anteknya. Ingat, masyarakat memilih kalian karena Islam, sebagai simbol yang kalian usungnya. Sesunguhnya Islam melarang perjanjian Camp David dengan musuh yang tengah menduduki al-Aqsa dan tanah yang diberkati di sekitarnya. Dan Islam juga melarang penerimaan bantuan apapun dari musuh umat, Amerika, di mana dengan bantuan itu akan memberi Amerika kontrol penuh atas Mesir, sebab itu yang menjadi persyaratan untuk pencairan bantuan. Sementara itu, Allah SWT berfirman: “Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (TQS. An-Nisâ’ [4] : 141).

Bagaimana mereka bisa bersikap baik pada Amerika yang berencana untuk membagi Mesir dan memiskinkannya untuk memberi kalian sesuatu yang haram dengan imbalan agar mereka konsisten dengan perkara haram yang sama. Mengapa tidak sebaiknya saja kalian membersihkan mereka dari bumi Kinanah (Mesir)? Inggat, bahwasannya Allah SWT akan menghisab kalian, karena kalian telah menyia-nyiakan hukum-hukum yang telah Allah wajibkan atas kalian. Dan kalian selalu berbicara dan membuat keputusan atas nama rakyat yang telah memilih kalian?

Sesungguhnya rezim belum jatuh, meskipun sebagiam simbolnya telah digulingkan. Untuk wajib membersihkan UUD dan semua undang-undang yang diterapkan kepada rakyat, kemudian menggantinya dengan hukum Allah secara utuh bukan beransur-angsur (gradual). Sementara upaya rezim untuk menerapkan undang-undang kepartaian terhadap kalian merupakan bukti lain untuk memalingkan revolusi dari tujuan asalnya di mana revolusi itu dilakukan terhadap rezim dan pihak-pihak di belakangnya dengan berbagai bentuknya. Lalu mengapa kalian diam saja dan menutup mata terhadap undang-undang kepartaian yang zalim ini?

Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (TQS. Ash-Shaff [61] : 2-3).

Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 18/2/2012.
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Pasukan Suriah dalam Jumlah Besar Dikerahkan di Damaskus

Pengerahan pasukan dilakukan untuk mencegah terulangnya demonstrasi paling besar menentang pemerintah di ibukota Damaskus.
Pasukan keamanan Suriah dikerahkan dalam jumlah besar di bagian-bagian kota Damaskus untuk mencegah terulangnya demonstrasi paling besar menentang pemerintah di ibukota, sementara kekerasan terus berkecamuk di berbagai pusat pemberontakan di negara itu.

Kara para aktivis, polisi memaksa keluarga seorang demonstran yang tewas supaya menguburkannya lebih cepat dari rencana semula untuk mencegah timbulnya demonstrasi-demonstrasi baru.

Pasukan keamanan dan milisi pro-pemerintah yang dikenal dengan nama ‘Shabbiha’ tampak menjaga upacara pemakaman Samer al-Khatib yang dilakukan tanpa banyak dihadiri orang hari minggu.

Ini berbeda dengan upacara pemaknaan yang dilakukan kemarin yang dihadiri oleh ribuan demonstran. Kelompok-kelompok HAM mengatakan, pasukan keamanan terus menembaki kawasan-kawasan yang dikuasai pemberontak di kota Homs. Kota itu telah dikepung oleh pasukan pemerintah sejak tanggal 4 Februari. Komite koordinasi lokal para aktivis mengatakan enam orang tewas di Homs dan sembilan orang di propinsi Idlib, yang berbatasan dengan Turki.

Kata media pemerintah Suriah, orang-orang bersenjata menembaki mobil yang membawa jaksa Nidal Ghazal dan hakim Mohammed Ziadeh dan menewaskan keduanya di kota Idlib. (voanews.com, 19/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Kepolisian New York Intai Para Mahasiswa Muslim

Sebuah laporan AS mengungkapkan bahwa Departemen Kepolisian Kota New York telah melakukan pengintaian dalam skala besar terhadap setiap kegiatan para mahasiswa muslim di perguruan tinggi yang terletak dengan jarak yang jauh di luar batas kota.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa kepolisian berbicara dengan pemerintah daerah tentang berbagai kegiatan dosen di universitas pada jarak yang jauhnya 480 kilometer di Buffalo. Bahkan kepolisisan telah mengirim agen rahasia di atas kapal pesiar, di mana tugas para agen rahasia itu adalah mencatat nama-nama mahasiswa, serta menuliskan sejumlah catatan dalam file-file intelijen kepolisian tentang berapa kali mereka melakukan shalat di kapal itu.

Para peneliti juga melakukan pelacakan terhadap situs-situs yang setiap hari dikunjungi oleh para mahasiswa Muslim. Padahal tidak ada tuduhan terhadap para dosen dan mahasiaswa bahwa mereka melakukan pelanggaran, apapun bentuknya. Namun, nama-nama mereka telah dicatat dalam laporan yang dibuat untuk kepala polisi Raymond Walter Kelly.

Juru bicara kepolisian Paul J. Browne telah menyampaikan daftar yang berisi dua belas nama orang yang telah ditangkap atau dihukum atas tuduhan terkait dengan “terorisme” di AS dan di luar AS. Mereka adalah para anggota Asosiasi Mahasiswa Muslim, di mana Departemen Kepolisian New York menyingkatnya dengan “MSA”.

Browne mengungkapkan bahwa salah satu terdakwa yang bernama Jessie Morton, telah mengaku bersalah bulan ini atas dakwaan menyebarkan ancaman melalui internet terhadap produser program animasi “South Park”, di masa sebelumnya ia berusaha untuk merekrut para pengikutnya di Universitas Stony Brook di Long Island.

Browne mengatakan bahwa “Akibat dari semua itu, maka Departemen Kepolisian New York berpendapat bahwa sangat penting untuk mengetahui lebih dalam apa yang terjadi di dalam MSA, Muslim Student Association (islamtoday.net, 19/2/2012).
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Tragedi 9/11 Justru Membuat Islam Makin Kuat

Tragedi serangan menara kembar WTC di AS pada 11 September 2001 justru mendorong Islam berkembang pesat di seantero dunia. “Tragedi WTC justru membuat orang penasaran sehingga banyak orang yang mulai mencari Alquran dan mempelajari Islam,” kata dosen Universitas Paramadina Jakarta, Doktor Syafiq Assegaf, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang digelar Yayasan at-Tathir.

Dalam acara yang juga dihadiri para ulama di Surabaya dan pembicara lain Dr Umar Shihab (Jakarta) itu, dia menjelaskan bahwa perkembangan pesat Islam itu terlihat di Amerika dan sejumlah negara di Eropa. “Di Amerika sekarang, setiap tahun ada sekitar 20.000 orang yang masuk Islam, sedangkan di Eropa juga sama. Awalnya, mereka penasaran dengan Islam yang dikait-kaitkan dengan terorisme, tapi akhirnya justru tertarik dengan Islam,” katanya. (republika.co.id, 18/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Krisis AS Berlanjut, Gelandangan Kian Menjamur

salah satu gelandangan AS
asal Las Vegas
Krisis yang telah berlangsung di AS terus memunculkan sejumlah dampak sosial. Salah satu fakta tentang itu adalah semakin menjamurnya warga tuna wisma di negara tersebut.
Laman ekonomi The Economic Collapse memaparkan fakta tersebut. Menurut laman tersebut, saat ini sejumlah keluarga Amerika tinggal di selokan dan di terowongan-terowongan kering. Sebagian lainnya tinggal di tenda-tenda atau mobil.

Mereka memindahkan perabot mereka ke dalam tenda atau mobil dan hidup di sana hingga waktu yang tidak mereka ketahui. Ulasan tersebut juga menyebutkan bahwa tidak sedikit keluarga Amerika yang membuat sup saus saja untuk makan malam mereka, atau bahkan menjadikan tikus sebagai menu bersantap.

Disebutkan pula, rumah-rumah penampungan tidak lagi bisa menampung para tuna wisma baru. Dan hal itu, menurut laman tersebut, sama dengan membuat mereka keluar dari kota dan hidup dengan tenda di hutan-hutan.

Saat ini, penduduk AS yang hidup di bawah garis kemiskinan mendekati 50 juta jiwa, dan terus meningkat setiap harinya. Dan tidak hanya itu, sebanyak 80.000 orang pengangguran di Michigan disebut-sebut akan kehilangan uang tunjangan mereka.

Dalam laman tersebut, disertakan pula sebuah video berjudul “Poor America” yang dibuat BBC. Video itu menampilkan kondisi kontras yang terjadi di pusat kota Las Vegas dan sudut lain kota tersebut. Dalam video tersebut, tim BBC melakukan penelusuran ke gorong-gorong, selokan, tenda-tenda pemukiman di hutan, dan rumah-rumah mobil di kota tersebut. Reporter BBC, Hilary Andersson mengatakan, sekitar 300 hingga 400 orang tinggal di terowongan gorong-gorong Las Vegas.

Seorang anak kecil yang tinggal di rumah penampungan mengatakan saat diwawancarai, ia dikirim ke sana karena kedua orang tuanya tak memiliki apa pun untuk dimakan. Sebuah keluarga meninggalkan rumah dan tinggal di mobil trailer karena tidak mampu membayar uang sewa.

Ulasan tersebut diakhiri dengan kritik evaluatif bagi masyarakat AS. Dikatakan, selama bertahun-tahun, banyak suara-suara menonjol yang meneriakkan bahaya yang ditimbulkan defisit perdagangan dan defisit anggaran AS. Namun, menurut blog ekonomi tersebut, rakyat Amerika tidak mendengarkan teriakan itu dan mereka secara berulang mengirimkan politisi yang sama ke Washington DC.

Akibatnya, jutaan orang Amerika tidak memerlukan waktu lama untuk mendapati diri mereka melakukan sesuatu yang bahkan tidak pernah mereka impikan, hanya berusaha bertahan hidup. (republika.co.id, 18/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Pendeta Inggris: Islam Politik Akan Melemahkan Pengaruh Amerika

Pendeta Inggris terkenal, Stephen Caesar-yang dikenal sebagai pendukung masalah Palestina-menegaskan bahwa revolusi musim semi Arab di Mesir dan kawasan Arab, serta terjadinya eskalasi kekuatan Islam politik tidak diragukan lagi akan menambah terisolasinya “Israel” dan lemahnya pengaruh Amerika di wilayah tersebut.

Pendeta Inggris itu mengungkapkan keyakinannya bahwa periode ini tengah membutuhkan untuk pembuat perdamaian nyata, dengan ketentuan bahwa perdamaian itu berdasarkan keadilan, pengembalian hak-hak, dan menghapus kezaliman.

Pernyataan itu disampaikan pada saat seminar yang diselenggarakan oleh Gereja Episkopal di Mesir pada hari Kamis (16/2), dan dimoderatori oleh Dr Mounir Hanna Anis Uskup Besar Gereja di Mesir dan Afrika Utara, serta dihadiri oleh Dr Ali as-Silmi Ketua Komisi Dialog dari Dewan Tertinggi Urusan Islam, dan sejumlah tokoh media dan agama.

Pendeta-yang memimpin asosiasi untuk menolak pembongkaran rumah warga Palestina itu-mengatakan: “Pendudukan Israel terhadap wilayah Palestina bisa berakhir sebagaimana berakhirnya kebijakan apartheid di Afrika Selatan. Dan itu semua tidak akan pernah tercapai kecuali melalui tekanan internasional yang besar oleh negara-negara yang mencintai perdamaian, dan mempercayai keadilan bagi persoalan Palestina.”

Ia menambahkan: “Apa yang disebut dengan kekuatan “Kristen” Zionis, maka itu tidak mewakili “orang Kristen” di dunia. Namun mereka adalah sebuah kekuatan dengan keyakinan khusus yang terkait keyakinan-keyakinan dan interpretasi-interpretasi agama yang tidak mewakili semua “orang Kristen”. Tetapi ia merupakan kekuatan yang dominan di Amerika Serikat, dan mewakili 25% dari “orang Kristen” di Amerika, serta tidak mewakili lebih dari 5% dari “orang Kristen” di dunia.”

Pendeta Stephen Caesar itu menambahkan: “Sayangnya, banyak lembaga Zionisme di Amerika yang mendukung pembangunan pemukiman Yahudi, dan berusaha untuk melakukan Yahudisasi al-Quds, serta menghapus eksistensi bangsa Arab. Ia juga meramalkan bahwa kekuatan ini dalam waktu dekat akan menghadapi antara Amerika dan “Israel” di satu sisi dan Iran di sisi lain. Bahkan kekuatan ini berusaha mempercepat terjadinya bentrokan dengan keyakinan bahwa itu akan menjadi pembuka datangnya Kristus yang kedua kalinya dan terjadinya kiamat.”

Pendeta Caesar mengatakan: “Konflik Arab dengan “Israel” adalah konflik panjang dan menyakitkan. Sehingga hal itu berdampak pada terjadinya ketegangan dalam hubungan Islam, Kristen dan Yudai di dunia. Bahkan “Kristen” di Palestina paling menderita dibanding “Kristen” Zionis. Dan di sana ada migrasi secara luas dari “Kristen” Palestina ke luar, dan mengosongkan wilayah itu dari keanekaragaman budaya.”

Ia menambahkan: “Kristen” Zionis memiliki keyakinan yang salah bahwa “Israel” saat ini adalah “Israel” yang disebut dalam Alkitab. Dalam hal ini, kami tidak menyalahkan lobi Yahudi Amerika terhadap kekuatan ini. Yahudi yang jumlah tidak lebih dari 5 juta jiwa benar-benar telah berhasil mendapatkan dukungan dari 50 juta “Kristen” Amerika yang telah menyakini sejumlah keyakinan Yahudi.

Pendeta Inggris ini menegaskan kebohongan sebuah perkataan (firman) bahwa “Orang Yahudi adalah umat pilihan Allah”. Ia menekankan bahwa yang benar, mereka adalah “kaum yang pertama beriman kepada Allah, dan Allah ingin mereka menjadi sebuah mercusuar di tengah dunia yang didominasi oleh paganisme. Namun perkataan (firman) ini berakhir dengan datangnya risalah-risalah langit berikutnya.

Ia mengingatkan bahwa usaha mereka untuk mejadikan al-Qurs (Yerusalem) sebagai ibukota bagi negara “Israel” dan pembangunan kembali Haikal Sulaiman akan menuai kegagalan. Ia mengatakan bahwa dalam hal ini, “Israel” berusaha untuk mewujudkan 3 hal yang saling bertentangan secara bersamaan, di mana ketiga hal itu tidak mungkin dipertemukan, yaitu mendirikan sebuah negara yang kuat, mewujudkan demokrasi, dan tetap melanjutkan kebijakan pembangunan pemukiman serta pendudukan. Sehingga “Israel” harus membuang demokrasi atau pembangunan pemukiman, jika tidak, maka mustahil mempertemukan keduanya (islammemo.cc, 16/2/2012).
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Baru Kali Ini, Intelijen AS Bilang Iran tak akan Membuat Senjata Nuklir

Nuklir Iran
Terlepas dari tekanan internasional terhadap Iran, pemerintah negara itu dinilai ’sama sekali tak mendekati’ kata menyerah terhadap program nuklirnya. “Iran saat ini memiliki kapasitas industri, ilmu dan teknis akhirnya memproduksi senjata nuklir, ujar direktur Badan Intelijen Pertahanan AS, Letnan Jendral Ronald Burgess, kepada Komitee Militer AS.

“Meski tekanan meningkat, termasuk lewat sanksi, berdasar data yang kami peroleh, Iran sama sekali tidak menunjukkan tanda untuk meninggalkan program nuklirnya.

Ia juga menyatakan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menutup ‘paling tidak sementara’ Selat Hormuz, jalur utama dalam lalu lintas minyak dunia. Tak hanya itu, Iran juga memiliki kemampuan melakukan serangan dengan rudal dan teror terhadap AS dan sekutunya sebagai balasan setiap serangan terhadap fasilitas nuklirnya.

Namun, ‘ujarnya, “Hasil pemeriksaan badan intelijen menunjukkan bahwa Iran tidak terlihat melakukan atau dengan sengaja memprovokasi konflik,” imbuhnya.

Direktur Intelijen Nasional, James Clapper yang ikut memberikan keterangan bersama Burgess, Kamis, menyatakan berdasar hasl terkini, Iran tidak terlihat memutuskan untuk membangun senjata nuklir, meski saat ini negara itu memiliki beberapa alat untuk melakukan itu.

“Kami meyakini, keputusan itu bila ada akan dibuat langsung oleh Pemimpin Tertinggi (Ayatollah) dan ia akan mendasarakan keputusan itu pada analisis manfaat dan biaya,” ujarnya. “Saya pikir ia tak menginginkan senjata nuklir dalam bentuk apa pun, sehingga saya pikir itu berkaitan dengan tujuan sanksi saat ini.” (republika.co.id, 17/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Muslim Inggris Paling Religius Ketimbang Umat Agama Lain

Muslim Inggris dinilai lebih aktif mempraktekkan kepercayaan dan mendidik anak-anak mereka sesuai dengan keyakinannya ketimbang umat agama lain. Demikian hasil kesimpulan riset Universitas Cardiff, Kamis (16/2).
Riset itu menyebutkan 77 persen dari Muslim Inggris secara aktif mempraktekkan kepercayaan mereka. Sementara penganut Kristen hanya 29 persen dan umat agama lain hanya 65 persen.

Dalam riset itu juga diketahui bahwa 98 persen dari anak-anak Muslim diberikan pendidikan agama sejak dini. Sementara hanya 62 persen anak-anak Kristen dan 89 persen dari agama lain yang melakukan hal serupa.

“Melihat dari fakta riset, semakin memperkuat teori bahwa bagi kalangan minoritas agama merupakan sumber daya penting dalam memperkuat kekhasan suatu budaya,” demikian kesimpulan lain riset tersebut.

Sebelumnya, studi ini menganalisa hasil survei kependudukan tahun 2003 silam. Sebanyak 13.988 dewasa dan 1.278 remaja berusia 11-15 tahun ambil bagian dalam riset tersebut.

Para peneliti sempat terkejut dengan meningkatnya peranan agama dalam kehidupan minoritas, termasuk Muslim Inggris. “Anak-anak Muslim cenderung menjalani kehidupan yang sibuk, menghadiri pendidikan agama di luar sekolah sebanyak tiga kali setiap minggu. Ini bentuk komitmen lain yang mereka miliki,” ungkap salah seorang peneliti, Jonathan Scourfield.

Ia mengatakan anak-anak Muslim juga terbiasa belajar membaca Alquran dalam bahasa Arab. Mereka juga belajar tentang kepercayaan yang dianut orang tua dan anggota keluarga lainnya.

“Karenanya, kami berpikir, agama memiliki peranan penting dalam masyarakat minoritas dalam menjaga keterikatan antar keluarga dari etnis yang sama,” pungkasnya. (republika.co.id, 17/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

NATO Akui telah Bantai Anak-Anak Afghanistan dalam Serangan Udara

Pimpinan NATO di Afghanistan telah mengakui bahwa anak-anak Afghanistan tewas dalam serangan bom pekan lalu di provinsi Kapisa timur laut dari Afghanistan.

Juru bicara untuk pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) Brigadir Jenderal Carsten Jacobson mengatakan Senin kemarin (13/2) bahwa serangan menunjukkan ada “Warga Afghan muda dari berbagai usia” di antara korban serangan udara pasukan aliansi asing.

Menyusul serangan udara 8 Februari lalu, Presiden Afghanistan Hamid Karzai memerintahkan diadakannya penyelidikan.

Muhammad Tahir Safi, seorang anggota parlemen dari Kapisa dan bagian dari tim investigasi yang dikirim oleh Karzai, menjelaskan bahwa anak-anak berkumpul untuk menyalakan api ketika sebuah pesawat tiba-tiba sebuah menjatuhkan satu bom dalam serangan pertama dan menyusul bom lainnya.

“Ada delapan orang dan mereka semua anak-anak yang tidak bersalah dan Anda dapat melihat foto-foto mereka,” katanya, menunjukkan foto anak-anak berlumuran darah yang sudah ditutupi kain kafan.

Korban tewas berusia antara enam hingga 14 tahun, dengan remaja berusia sekitar 18 sampai 20 tahun yang menderita sakit mental, kata Safi.

Presiden Afghanistan sendiri secara teratur mengutuk pasukan asing pimpinan Amerika untuk kematian warga sipil dalam invasi pimpinan AS selama satu dekade di Afghanistan. (eramuslim.com, 14/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Abdullah Gul Rayakan 75 Tahun Masuknya Sekulerisme Dalam Konstitusi Turki

Media center Presiden Republik Turki Gul Abdullah pada tanggal 6/2/2012 mempublikasikan pesannya ketika merayakan HUT ke-75 dimasukkannya ideologi sekularisme dalam konstitusi Turki. Ia berkata: “Kami sedang merayakan HUT ke-75 masuknya ideologi sekularisme dalam Konstitusi. Sungguh, rakyat kami menjadi bersatu dalam sebuah konsep yang kuat, yang didasarkan pada ideologi sekularisme, di samping keistimewaan-keistimewaan lain dari Republik kami.” Dan bahwasannya “Pasal II dari Konstitusi menetapkan bahwa karanteristik Republik Turki adalah negara demokratis, sekuler dan sosial, yang diatur oleh aturan hukum.” Ia menambahkan bahwa “Berdasarkan itu, Republik Turki memberikan kebebasan kepada semua keyakinan, agama, aliran, peribadatan, simbol-simbol keagamaan, pemilik keyakinan dan beragam pemikiran, serta mereka yang tidak memiliki keyakinan agama. Seperti yang dinyatakan dalam Pasal XXIV dan Pasal XV dari Konstitusi.”

Ia mengingatkan bahwa “Sekularisme berarti pemisahan agama dari negara. Negara berdiri pada jarak yang sama dari semua agama, dan bersikap sama pada semuanya. Negara memperlakukan sama antara mereka yang memiliki keyakinan agama dan mereka yang tidak memiliki keyakinan agama. Dan tentang persamaan ini dinyatakan dengan tegas dalam Pasal X dari Konstitusi. Sehingga, tidak ada syubhat (kesamaran) bagi rakyat Turki manapun terhadap sekulerisme, bahwa sekulerisme memperkuat keinginan untuk hidup rukun dan damai bersama.”

Presiden Turki Abdullah Gul memuji akidah (doktrin) kufur sekularisme, bahkan ia merayakan HUT ke-75 masuknya sekulerisme dalam Konstitusi sebagai ideologi utama Republik Turki.

Dalam hal ini Gul telah menjadikan isi dan tuntutan sekulerisme dalam pasal-pasal Konstitusi itu sebagai dalil, seperti halnya kami kaum Muslim menjadikan ayat-ayat al-Qur’an sebagai dalil. Sehingga Abdullah Gul menjadikan konstitusi sekuler itu sebagai konstitusi yang disucikan, serta menjadikan dokrin-dokrin sekulerisme sebagai dokrin yang disucikan. Ia menjelaskan sekulerisme sebagaimana dinyatakan dalam pasal-pasal Konstitusi itu, yaitu pemisahan agama dari negara, serta menyamakan orang mukmin dengan orang kafir dan ateis. Dengan begitu, dalam sekulerisme bahwa Islam, kekafiran dan ateisme semuanya adalah sama, kemudian Abdullah Gul memuji akidah (doktrin) kufur dan membelanya.

Hanya saja Gul tidak mengatakan yang sebenarnya ketika ia mengatakan bahwa sekulerisme memperkuat keinginan untuk hidup rukun dan damai bersama bagi rakyat Turki. Sebab, selama ini rakyat Turki telah cukup banyak menderita akibat penindasan sekularisme dan kaum sekularis seperti pembunuhan, penyiksaan, penjara, pengasingan dan penghancuran rumah, sama seperti penderitaan rakyat Suriah akibat penindasan rezim partai sekuler Baath dan rezim keluarga Assad selama lima puluh tahun, bahkan penindasan Republik sekuler di Turki lebih lama dari itu. Dan samapai sekarang penindasan itu masih terus berlanjut bagi setiap Muslim yang memiliki keyakinan berupa pemikiran tentang wajibnya menegakkan syariah Islam, dan ia berjuang untuk itu.

Abdullah Gul tidak jujur dengan kebebasan yang menipu. Pada akhir bulan lalu, salah satu pengadilan sekuler Turki telah mengadili lebih dari 49 syabab (aktivis) Hizbut Tahrir dan mejatuhkan hukuman hingga 117 tahun. Padahal semua tahu, bahwa mereka para aktivis dan partainya tidak menggunakan kekerasan dalam berdakwah sejak partai itu didirikan hingga sekarang.

Mereka, para syabab (aktivis) Hizbut Tahrir diadili berdasarkan pada Pasal VIII KUHP Turki yang menyatakan perang terhadap terorisme!. Sehingga kaum sekuleris menganggap para syabab (aktivis) Hizbut Tahrir sebagai teroris, karena mereka mengatakan bahwa Tuhan kami Allah, dan mereka berjuang untuk menerapkan pernyataannya ini secara nyata dalam negara yang benar-benar berketuhanan Allah, dan mereka menolak ketuhanan manusia sebagaimana hal itu dinyatakan oleh ideologi sekulerisme yang menolak ketuhanan Allah dan bahkan memeranginya (kantor berita HT, 13/2/2012).
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Obama Ingin Kucurkan Bantuan Rp7,3 Triliunan untuk Arab Spring, Ada Niat Apa?

WASHINGTON, Gedung Putih berencana menggelontorkan dana bantuan ekonomi sebesar lebih dari 800 juta dolar bagi negara-negara Timur Tengah yang mengalami revolusi atau yang dikenal dengan sebutan Arab Spring, Senin (13/2). AS juga berencana tetap mempertahankan bantuan militer kepada Mesir, terlepas dari negara itu masih menahan para aktivis prodemokrasi AS.

Meski AS mengalami defisit anggaran, Obama tetap mempertahankan pengeluaran bagi pengembangan dan bantuan luar negeri. Sementara itu, negeri Paman Sam itu berusaha menekan pengeluaran dari program membangun kedutaan baru dan mempekerjakan lebih banyak diplomat.

Dalam pesan anggaran tahunannya kepada Kongres, Obama meminta bantuan militer ke Mesir dijaga pada tingkat 1,3 miliar dolar AS. Sedangkan, bantuan ekonomi dijaga pada level 250 juta dolar AS karena Mesir sedang mengalami transisi sejak Husni Mubarak lengser tahun lalu.

Proposal tersebut merupakan bagian dari permintaan anggaran Obama untuk tahun fiskal 2013 yang dimulai 1 Oktober. Permohonannya memerlukan persetujuan dari Kongres. Beberapa anggota parlemen telah mendesak pemotongan dana belanja luar negeri untuk mengatasi kekurangan anggaran AS karena marah dengan tindakan Mesir.

Obama mengusulkan 51,6 miliar dolar AS sebagai pendanaan untuk Departemen Luar Negeri AS dan bantuan luar negeri secara keseluruhan. Di dalamnya termasuk bantuan 8,2 miliar untuk zona perang.

Di kongres, di mana anggota parlemen berada di bawah tekanan untuk memangkas anggaran untuk mengatasi defisit AS, salah satu senator Partai Republik memberikan reaksinya.

"Pertama, saya tidak yakin dengan siapa kita akan bernegosiasi dan kemana uang ini akan mengalir. Saya pikir kita harus berhati-hati apakah uang yang kita berikan akan digunakan dengan baik," ujar senator Jeff Sessions yang tergabung dalam komite anggaran senat kepada Reuters.(republika.co.id/14/02/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Obama Bingung Antara Menganggap Islamis Mesir Sebagai Teman Atau Musuh

Surat kabar Amerika “The Financial Times” mengatakan bahwa pemerintah Presiden AS Barack Obama bingung antara menganggap kaum Islamis di Mesir sebagai teman atau musuh.

Penulis “Philip Stephens” menjelaskan bahwa revolusi Arab telah membuat Barat terkejut, gelisah, dan tidak nyaman. Prancis kehilangan Ben Ali di Tunisia. Sementara AS kehilangan sekutu pentingnya di Mesir. Dan di Mesir AS masih bingung antara menganggap kelompok Islamis yang menang dalam pemilu itu sebagai teman atau musuh.

Penulis Amerika itu menghubungkan antara kebingungan ini dengan bersikeras dukungan Rusia terhadap rezim Suriah di bawah pimpinan Bashar Assad, meskipun terus terjadi eskalasi aksi protes di Suriah, serta Rusia yang menggunakan veto di Dewan Keamanan terhadap resolusi yang mengutuk Assad, yang kemudian dimanfaatkan oleh Bashar Assad dalam mengintensifkan serangannya yang tidak lagi membedakan antara warga sipil dan kelompok bersenjata. Sedang Liga Arab gagal mencapai peralihan kekuasaan dengan damai. Sehingga sekarang, Suriah menuju perang saudara, katanya.

Ia menjelaskan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memberikan kesan bahwa ia menyakini Mohamed Bouazizi di Tunisia, kelompok Islamis di Benghazi, serta para pemuda dan pemudi di Tahrir Square adalam agen intelijen AS, dan mereka digaji. Sementara revolusi terhadap Bashar merupakan episode terakhir dalam konspirasi Amerika.

Stephens mengatakan bahwa Assad merupakan sekutu penting bagi Rusia sejak era Soviet. Dan di pelabuhan Tartus, Suriah ada pangkalan penting bagi angkatan laut Rusia, serta ada sejumlah kontrak besar untuk pasokan senjata antara kedua negara. Juga, ada prinsip non-interferensi yang ditempuh oleh Moskow. Dikatakan bahwa Rusia tengah menampakkan sebagai seorang teman yang sedang menghadapi musuh Suriah, sama seperti kondisi yang terjadi pada zaman Perang Dingin.

Ia mengingatkan bahwa revolusi musim semi Arab telah mendorong kelompok Islamis di Tunisia dan Mesir untuk mencapai kekuasaan. Sedang negara-negara yang tidak terjadi revolusi di dalamnya, namun berlangsung pemilu, juga telah menyebabkan kemajuan kelompok Islamis, seperti halnya di Maroko dan Kuwait. Dan diramalkan akan mengalami kemajuan pula yaitu kelompok Islamis di Libya, Yordania dan Yaman.

Pemerintah AS telah berusaha untuk mendapatkan jaminan dari kelompok Islamis di Mesir untuk tetap mempertahankan kepentingan mereka di wilayah itu, serta mempertahankan semua perjanjian damai setelah disadari bahwa kekuatan dari gerakan Islam di Mesir tengah berakar di antara berbagai segmen masyarakat (islammemo.cc, 10/2/2012).
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Makin Agresif, AS Tambah Pesawat tak Berawak Hingga 30 Ribu Unit

Kongres AS meloloskan RUU yang menyetujui penyebaran dan penambahan pesawat tak bearawak AS, hingga 30 ribu unit. Penambahan dan penyebaran pesawat tak berawak AS itu akan dilakukan pada 2020 mendatang.

Untuk pelaksanan RUU tersebut, AS bekerja sama dengan Federal Aviation Administration untuk mendapatkan penambahan pesawat tak berawak tersebut, yang mungkin akan didapatkan dalam waktu sembilan bulan ke depan.

The Federal Aviation Administration (FAA) Reauthorization Act mengatakan, “Presiden AS Barack Obama yang diperkirakan akan menandatangani kerjasama tersebut, dan memerintahkan FAA untuk mengembangkan peraturan untuk pengujian dan lisensi pesawat komersial pada tahun 2015,” The Washington Times melaporkan.

FAA mengakui untuk pengujian dan pengawasan pesawat tak berawak AS dengan jumlah sebanyak itu, tidaklah mudah,”Ada banyak pertanyaan mengenai kebijakan serius di cakrawala tentang privasi dan pengawasannya, baik oleh instansi pemerintah dan entitas komersial,” kata Steven Aftergood, yang mengepalai Proyek Rahasia Pemerintah di Federasi Ilmuwan Amerika. (republika.co.id, 11/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Warga Yaman Serukan Kebangkitan Islam, Kecam Kapitalisme

Sebuah pesan yang jelas bergemuruh di jalanan kota Sanaa setelah sholat Jumat, saat puluhan ribu demonstran Yaman menyatakan bahwa revolusi mereka akan terus berlanjut, bahkan setelah pemilu pada 21 Februari mendatang.

Para pengunjuk rasa pada hari Jumat (10/2) meneriakkan revolusi mereka akan terus berlanjut, hingga orang-orang Yaman yakin terhadap semua tuntutan mereka.

Ketika ditanya tentang pemilu tanggal 21 Februari mendatang, beberapa demonstran memuji itu, dengan alasan bahwa itu akan menjadi strategi politik untuk mengakhiri 33 tahun kekuasaan Ali Saleh. Namun banyak demontran mengatakan mereka akan menolaknya sebagaimana mereka menolak inisiatif GCC yang telah disepakati tahun lalu di Riyadh.

Para pengunjuk rasa juga menyatakan bahwa pemilu presiden mendatang adalah rencana para kapitalis yang bertujuan untuk memalingkan tuntutan rakyat Yaman yang sebenarnya.

Para demonstran ini mengatakan bahwa kapitalisme dan komunisme telah gagal, dan bahwa sekarang adalah waktu untuk kebangkitan Islam.

Menurut inisiatif kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh anggota oposisi dan pejabat rezim, Mansour Hadi akan memikul kepemimpinan pada pemilu 21 Februari mendatang dan akan memimpin urusan negara selama dua tahun dengan bantuan pemerintah rekonsiliasi.

Pemilu adalah momen dimana semua warga Yaman berkumpul bersama untuk memilih calon presiden. Namun dalam pemilihan ini, warga Yaman tidak akan memiliki banyak pilihan, karena Mansour Hadi merupakan satu-satunya calon yang akan menjadi Presiden Yaman berikutnya. Banyak orang telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pemilu, dan akan terus turun ke jalan untuk menyerukan jatuhnya kapitalisme dan kebangkitan Islam. (mediaumat.com, 12/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya