Tampilkan postingan dengan label parkir. Tampilkan semua postingan

gravatar

whatz....!!! Gedung Parkir Sepeda Motor di Sekneg Rp10,5 Miliar

Jembatan gantung 'Indiana Jones' di Desa Sahiang Tanjung, Kabupaten Lebak, Banten
Gedung parkir sepeda motor Komplek Sekretariat Kabinet seharga Rp10,5 miliar.

Kepala Biro Tata Usaha dan Humas Kementerian Sekretariat Negara Sugiri mengakui bahwa pembangunan lahan parkir sepeda motor di kementeriannya mencapai Rp10,5 miliar. Nilai ini termasuk biaya konsultan. “Kami memakai PT Adhicon Persada,” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (27/1).

Areal parkir ini terletak di bawah tanah. Proses pembangunan dari Juli hingga Desember 2011. Menurutnya, PT Cipta Karya juga menawarkan pembangunan areal parkir. Namun mereka mematok harga Rp12,5 miliar.

Sebelumnya, Koordinator Advokasi dan Invertigasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, mengungkapkan bahwa pagu anggaran pembangunan sarana parkir Setneg 2011 mencapai Rp12,3 miliar. Menurutnya angka ini terlampau besar.

“Karena ini jauh lebih besar dibandingkan dengan di DPR, misalnya. Anggaran mereka untuk lahan parkir motor hanya Rp3 miliar,” tandasnya.(mediaindonesia.com, 27/1/2012)

bener-bener penguasa di negeri ini udah jadi KAPITALIS tulen, suka Boros, seenakknya pakai duit rakyat sebesar itu hanya untuk parkiran. padahal masih banyak yang lebih membutuhkan. salah satu contohnya adalah jembatan gantung 'Indiana Jones' di Desa Sahiang Tanjung, Kabupaten Lebak, Banten.

inilah gaya sistem demokrasi, mereka hanya mensejahterakan para "wakil rakyat" tapi bukan mensejahterakan rakyat. saatnya ganti rezim & sistem...tegakkan kembali KHILAFAH tuk tuntaskan semua problematika negeri ini.
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Pihak Istana Negara menganggarkan Rp12,3 miliar untuk pembangunan sarana parkir

Kemewahan fasilitas penunjang tidak hanya diminta oleh anggota DPR. Pihak Istana Negara juga menganggarkan Rp12,3 miliar untuk pembangunan sarana parkir.
Hal ini disampaikan oleh Kordinator Investigasi Dan Advokasi Forum Independen untuk Transparansi Anggaran Uchok Sky Khadafi dalam pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (27/1).

“Dengan alokasi anggaran Rp.12,3 miliar, berarti istana memperlihat kemewahan fasilitas pejabat dibandingkan dengan fasilitas publik,” katanya.

Pada tahun anggaran 2011, pihak istana melalui Kementerian Sekretariat Negara mengalokasi pagu (batas anggaran yang akan digunakan) sebesar Rp. 12,3 miliar (Rp.12.305.436.000) untuk pembangunan sarana parkir kendaraan roda dua beserta fasilitas penunjang lainnya. Alokasi ini empat kali lebih besar ketimbang anggaran

Pembangunan tempat parkir sepeda motor di DPR yang bernilai Rp 3 miliar. “Di sini, sekali lagi, memperlihatkan bahwa presiden tidak konsisten dengan penyataan yang mengajak semua untuk berhemat. Sebab pada sisi lain, pihak istana melihara kemewahaan tersendiri,” ujarnya.

Uchok menilai, fasilitas mewah Istana Negara tidak memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat. “Ini sungguh memprihatinkan, lihat saja fasilitas publik sangat minim sekali pemeliharaannya. Tapi untuk Istana, uang negara yang berasal dari pajak rakyat selalu bebas untuk dihambur-hamburkan,” pungkas Uchok. ( media Indonesia online; Sabtu, 28 Januari 2012 02:07 WIB)

Comment:
emang mau bikin parkiran apaan ya ...kok sampe 12,3 M. apa mau markirin pesawat sekalian kali ya..?!
emang bener makin hari Pemerintahan ala DEMOKRASI ini makin bikin rakyat makin sengsara dan penguasa Berfoya-foya...
Saatnya ganti Rezim & ganti Sistem...!!!
Tegakkan Khilafah yang menerapkan Syariah yang Kaffah...!!! Allohu Akbar...!!!
.........Lihat Selengkapnya