Tampilkan postingan dengan label rakyat. Tampilkan semua postingan

gravatar

BBM Naik, Tercipta 5 Juta Rakyat Miskin Baru

JAKARTA, Pemerintah mengakui kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sekitar Rp 1.500 per liter bakal menciptakan jumlah angka kemiskinan 1,5 sampai 2 persen alias 3,5 sampai 5 juta warga miskin baru. “Angka ini didapat dari jumlah warga miskin yang sekarang sebanyak 74 juta atau 18,5 rumah tangga sasaran (RTS),” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, di kantornya, Selasa (13/3).

Menurut Agung, untuk mencegah kenaikan jumlah penduduk miskin, maka pemerintah memberikan kompensasi bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Besarannya, kata dia, per RTS mencapai Rp 150 ribu per bulan selama sembilan bulan. Untuk meringankan beban rakyat miskin, imbuh Agung, pemerintah menambah penyaluran beras miskin (raskin) dari dua bulan menjadi 14 bulan dengan harga tebus Rp 1.600 per kilogram di titik distribusi.

Dijelaskannya, paket kompensasi kenaikan BBM untuk masyarakat terdampak dialokasikan 30 persen berupa BLSM. Karena itu, pihaknya bakal mengawasi penyaluran berbagai program bantuan agar tepat sasaran. “Ini untuk mengurangi beban rakyat kecil akibat naiknya berbagai harga barang sembako,” kata Agung.(republika, Rabu, 14 Maret 2012).
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Survei CSIS: Mayoritas Masyarakat Tak Percaya pada Parpol

Hasil survei yang dilakukan Centre for strategic and International Studies (CSIS) menyatakan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik saat ini sangat rendah.

Peneliti Centre for strategic and International Studies (CSIS) Sunny Tanuwidjaja, hari Jumat mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik saat ini sangat rendah. Sunny menyatakan hanya 22,4 persen responden menilai partai politik memiliki kinerja yang baik. Sisanya menilai sebaliknya. Dukungan terhadap partai politik turun dibandingkan dengan pemilu 2009.

Menurut Sunny , hal tersebut dikarenakan saat ini partai politik bukanlah institusi yang menjadi saluran buat aspirasi publik ke pemerintah, tetapi partai politik lebih menjadi alat buat elit-elit politik untuk mencapai kekuasaaan dan menguasai sumber daya alam yang ada.

Survei ini dilakukan secara acak bertingkat pada 16 hingga 24 Januari 2012 terhadap 2117 responden di 33 provinsi.

“Yang kita temukan justru semua orang yang tidak mendukung partainya di tahun 2009, hari ini menjadi orang-orang yang tidak punya pilihan. Sebenarnya didalam sistem demokrasi itu partai punya tugas dua arah sebenarnya, pertama, dia menjadi corong untuk mensosialisasikan keputusan-keputusan dari atas ke bawah. Kemudian di sisi lain dia juga menjadi saluran aspirasi dari bawah untuk disampaikan kepada pemerintah maupun elit-elit. Saya kira itu fungsi sentral dari partai. Hari ini dua-dua fungsi ini tidak berjalan. Mereka betul-betul hanya dijadikan alat untuk mencapai kekuasaaan,” papar Sunny Tanuwidjaja.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Andrinof Chaniago mengatakan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dikhawatirkan akan menimbulkan potensi instabilitas sosial politik yang ada.

Andrinof Chaniago mengungkapkan, “Kalau masyarakat sudah apatis yah itu sudah berbahaya. Nanti masyarakat ini bisa frustrasi, ga percaya lagi sama sistem. Tidak mau berpartisipasi. Bahkan suatu saat kalau ditambah dengan kondisi lain seperti kondisi ekonomi, bisa bentuk-bentuknya berupa ekspresi dalam bentuk kekerasan kolektif bisa sampai kesana. Partisipasi masyarakat termasuk juga dalam penyelenggaraan pemilu.”

Untuk itu Andrinof Chaniago mendesak agar adanya perbaikan tingkah laku para politisi dan menjalankan fungsinya dengan benar.

“Jadi fungsi merekrut orang untuk duduk sebagai wakil rakyat, fungsi merekrut dan mempromosikan orang untuk menjadi pemimpin, itu harus dijalankan dengan benar. Nah yang dilakukan selama ini kan penyimpangan dan penyelahgunaan. Memilih dan mempromosikan orang karena orang itu banyak uang dan orang itu banyak memberikan bantuan yang besar, bukan karena dia memenuhi kriteria sebagai pemimpin,” ujar Andrinof Chaniago.

Hasil survei CSIS juga menunjukan, saat ini masyarakat menilai kinerja pemerintahan di tiga bidang yang menjadi perhatian publik yaitu penegakan hukum, pengentasan dari kemiskinan dan pemberantasan korupsi sangat lemah. (voanews.com, 17/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Warga Yaman Serukan Kebangkitan Islam, Kecam Kapitalisme

Sebuah pesan yang jelas bergemuruh di jalanan kota Sanaa setelah sholat Jumat, saat puluhan ribu demonstran Yaman menyatakan bahwa revolusi mereka akan terus berlanjut, bahkan setelah pemilu pada 21 Februari mendatang.

Para pengunjuk rasa pada hari Jumat (10/2) meneriakkan revolusi mereka akan terus berlanjut, hingga orang-orang Yaman yakin terhadap semua tuntutan mereka.

Ketika ditanya tentang pemilu tanggal 21 Februari mendatang, beberapa demonstran memuji itu, dengan alasan bahwa itu akan menjadi strategi politik untuk mengakhiri 33 tahun kekuasaan Ali Saleh. Namun banyak demontran mengatakan mereka akan menolaknya sebagaimana mereka menolak inisiatif GCC yang telah disepakati tahun lalu di Riyadh.

Para pengunjuk rasa juga menyatakan bahwa pemilu presiden mendatang adalah rencana para kapitalis yang bertujuan untuk memalingkan tuntutan rakyat Yaman yang sebenarnya.

Para demonstran ini mengatakan bahwa kapitalisme dan komunisme telah gagal, dan bahwa sekarang adalah waktu untuk kebangkitan Islam.

Menurut inisiatif kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh anggota oposisi dan pejabat rezim, Mansour Hadi akan memikul kepemimpinan pada pemilu 21 Februari mendatang dan akan memimpin urusan negara selama dua tahun dengan bantuan pemerintah rekonsiliasi.

Pemilu adalah momen dimana semua warga Yaman berkumpul bersama untuk memilih calon presiden. Namun dalam pemilihan ini, warga Yaman tidak akan memiliki banyak pilihan, karena Mansour Hadi merupakan satu-satunya calon yang akan menjadi Presiden Yaman berikutnya. Banyak orang telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pemilu, dan akan terus turun ke jalan untuk menyerukan jatuhnya kapitalisme dan kebangkitan Islam. (mediaumat.com, 12/2/2012)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Apa...!!! Anggaran Buat Renovasi Toilet DPR Rp. 2 Milyar

ilustrasi
Tahun ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memperbaiki toilet di Gedung Nusantara I. Tak tanggung-tanggung, dana yang dianggarkan hingga Rp 2 miliar.

Staf Humas Sekretariat Jenderal DPR Jaka Winarko mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dulu jumlah toilet yang akan diperbaiki.

“Kalau misalnya hanya habis Rp 1,5 miliar, sisanya akan dikembalikan ke kas negara. Tetapi kalau kurang, tentu akan ada anggaran perubahan,” kata Jaka ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (3/1/2012).

“Kan sudah banyak toilet di Gedung Nusantara I yang bau dan rusak sehingga memang perlu direnovasi,” jawab Jaka ihwal alasan perlunya renovasi itu.

Sementara itu, Ketua DPR Marzuki Alie dan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Arwani Thomafi ketika dikonfirmasi mengaku tak tahu-menahu mengenai besarnya anggaran untuk perbaikan toilet tersebut.

“Itu urusan Sekjen, tidak ada urusan dengan anggota,” kata Marzuki melalui pesan singkat.

Sementara menurut pengakuan Arwani, memang ada beberapa toilet di Gedung Nusantara I yang harus diperbaiki.

“Itu toilet tidak khusus untuk anggota DPR, tapi juga untuk staf, karyawan, dan tamu,” kata politisi PPP itu. (kompas.com, 3/1/2012, "Renovasi Toilet, DPR Anggarkan Rp 2 Miliar")

Astaghfirulloh....
disaat Rakyat susah makan dan banyaknya gembel/gelandangan yang tak punya rumah belum lagi penderitaan rakyat miskin di perumahan kumuh...mereka Para Anggota DPR hanya untuk urusan Buang Air aja sampai mengganggarkan Rp. 2 Milyar...

inilah dampak KAPITALISME dan SEKULERISME...
saatnya KHILAFAH menggantikan sistem Bobrok ini...
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

antara Gaji DPR saat ini VS Kinerja VS Kondisi Rakyat.....!!!

inilah fakta salahsatu Sidang Paripurna...hanya tampak satu sosok manusia
sedangkan bangku yang lain?! Berisi Setan kali ya?! fiuh...sungguh
tak sepadan dengan gaji yang diterimanya.
Setiap bulannya, seorang anggota DPR minimal mengantongi gaji Rp 51,5 juta. Ini adalah besaran take home pay anggota Dewan setiap bulannya.

Surat Edaran Setjen DPR RI No KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 menunjukkan struktur gaji anggota DPR yang terdiri atas gaji pokok dan tunjangan serta penerimaan lain-lain. Besaran gaji pokok dan tunjangan tersebut sama untuk semua anggota Dewan. Hanya saja, mereka yang memiliki jabatan sebagai pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) bisa membawa pulang gaji Rp 2-3 juta lebih banyak.

Berikut ini adalah rincian gaji pokok dan tunjangan anggota Dewan:

1. Gaji pokok Rp 4,2 juta

2. Tunjangan istri Rp 420 ribu

3. Tunjangan anak (2 anak) Rp 168 ribu

4. Uang sidang/paket Rp 2 juta

5. Tunjangan jabatan Rp 9,7 juta

6. Tunjangan beras (4 jiwa) Rp 198 ribu

7. Tunjangan PPH Pasal 21 Rp 1,729 juta

Adapun jumlah gaji pokok dan tunjangan anggota Dewan sebenarnya mencapai Rp 18,415 juta. Namun, setelah dipotong pajak dan iuran wajib DPR sebesar 10 persen, anggota hanya berhak atas Rp 16,207 juta.

Sementara itu, komponen penerimaan lain-lain anggota Dewan beragam sesuai dengan ada atau tidaknya jabatan seorang anggota pada alat kelengkapan Dewan. Untuk anggota biasa tanpa jabatan pimpinan alat kelengkapan Dewan rinciannya sebagai berikut:

1. Tunjangan kehormatan Rp 3,720 juta

2. Tunjangan komunikasi intensif Rp 14,140 juta

3. Tunjangan peningkatan fungsi dan pengawasan anggaran Rp 3,5 juta

4. Biaya penelitian dan pemantauan peningkatan fungsionalitas dan konstitusional Dewan Rp - (khusus ketua dan wakil ketua alat kelengkapan Dewan berhak atas Rp 500.000-Rp 600.000)

5. Dukungan biaya bagi anggota komisi yang merangkap menjadi anggota badan/panitia anggaran Rp 1 juta

6. Bantuan langganan listrik dan telepon Rp 5,5 juta

7. Biaya penyerapan aspirasi masyarakat dalam rangka peningkatan kinerja komunikasi intensif Rp 8,5 juta.

Dengan rincian demikian, anggota Dewan biasa bisa membawa pulang gaji  Rp 51.567.200 setiap bulan. Anggota merangkap wakil ketua alat kelengkapan Dewan mampu memboyong Rp 53.647.200, sementara yang merangkap ketua alat kelengkapan Dewan bisa membawa pulang Rp 54.907.200.

Anggota Komisi II DPR, Basuki T Purnama, menambahkan, setiap bulannya anggota juga dikenai potongan ataupun iuran wajib yang dikenakan oleh partai masing-masing yang sudah mengusung mereka ke Senayan. Besarannya bervariasi.

"Kalau Golkar, dipotong Rp 3,3 juta tiap bulan," katanya kepada wartawan. [nasional.kompas.com, Jumat, 20 Mei 2011, "Inilah Gaji Bulanan Para Anggota DPR!"]

disana nun jauh di kehidupan Rakyat jelata, ada fenomena yang sungguh mengiris hati dimana kesulitan ekonomi telah menjerat rakyat salah satunya adalah yang menimpa nenek ini:


sungguh....Tanpa KHILAFAH keadilan itu hanya mimpi....
sungguh....Tanpa KHILAFAH kesejahteraan Rakyat yang merata yang terbalut Ridho Alloh hanyalah sebuah Khayalan...

maka mari kita Perjuang....Tegakkan KHILAFAH dan SYARIAH...!!!

Allohu Akbar...!!!
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

GADDAFI KAYA RAYA, RAMPAS HAK RAKYAT

Libya menyumbang 2,1 persen produksi minyak dunia. Krisis politik telah menyebabkan setengah produksinya berhenti. Hilangnya satu persen pasokan minyak dunia sudah cukup membuat para pialang bursa minyak dunia was-was, mengingat cadangan pasokan minyak dunia hanya 4,5 juta barel per hari. Harga minyak dunia langsung melambung menembus angka psikologis 100 dolar AS per barel. Itulah pengaruh Libya terhadap dunia. Sedikit banyak, itu pula kekuatan seorang Qadafi.

 Sejarah resmi Qadafi tertuang dalam Kitab Hijau (The Green Book), dasar filosofi Bangsa Libya yang diambil dari kisah dan pemikiran Qadafi. Namun, di buku itu Qadafi tentu saja tak mencantumkan bab khusus mengenai kekayaannya atau kiat-kiat bagaimana keluarganya mampu mengumpulkan pundi-pundi harta dari minyak Libya.

Rakyat Libya hanya mengetahui jika Qadafi dan keluarga memiliki bisnis di berbagai belahan dunia dan hasil bisnis itu kemudian dikucurkan bagi mereka lewat negara atau lembaga sosial. Alhasil, semua rakyat senang, semua tenang.

Tapi, ketenangan semu itu mencapai titik nadir pada awal 2011 lalu. Inflasi yang mengakibatkan kenaikan harga bahan pangan menyebabkan sejumlah masyarakat mengalami keresahan. Di pihak lain Qadafi masih hidup senang bergelimang uang. Sementara kawasan Arab sedang terbakar oleh Revolusi Melati di Tunisia yang telah merembet ke Mesir. Gejolak sosial dan politik di negeri berpenduduk 6,5 juta jiwa itu menjadi pemicu terkuaknya sejumlah informasi tentang asal muasal kekayaan Qaddafi.

Sejarah Qadafi yang dinilai Sounders penuh pemutar-balikan fakta mulai menemukan jalan sebenarnya. ''Sejalan dengan tumbangnya pemimpin besar, segala misteri sejarah akan mulai keluar dari permukaan padang pasir,'' ungkap Saunders ketika membuka artikelnya di The Globe Mail yang bertajuk  'The Business of Doing Business in Gadhafi’s Oil Kingdom' (Lika Liku Bisnis di Kerajaan Minyak Qadafi).

Dalam tulisannya, peraih tiga National Newspaper Award, penghargaan jurnalistik Kanada yang setara dengan Pulitzer di Amerika Serikat, itu coba membuka sejumlah fakta di balik sepak terjang Qadafi sebagai pemimpin sekaligus pengusaha sukses. Selama memimpin Libya, sang 'Anjing Galak'—-begitu negara Barat menjuluki Qadafi—-konon mampu menimbun harta yang ditaksir mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 180 triliun.

Angka ini tentu tidak terlepas dari produksi minyak Libya yang mencapai kisaran 1,6 juta barel per hari. Bekal itu, kata Saunders, yang kemudian dimanfaatkan Qadafi sebagai alat tawar-menawar dengan investor asing. ''Dan pada akhirnya, para investor dari luar Libya menjalin kerjasama dengan kerajaan aneh itu (keluarga Qadafi). Mereka semua dapat hidup mewah dengan syarat menutup mulut,'' katanya.

Aksi tutup mulut investor ini yang kemudian membuat rakyatnya tidak menyadari kehadiran Qadafi hampir di seluruh ladang minyak yang membentang di hamparan padang pasir luas di Libya. Tidak hanya tertutup, Qadafi juga memiliki strategi khusus yang membuat tangannya terlihat bersih dari segala intrik usaha.

''Berbisnis dengan Qadafi selalu personal. Mereka tidak pernah terjun langsung tanpa keterlibatan perantara. Dan suatu yang pasti, berbisnis dengan mereka selalu melibatkan uang yang besar,'' ungkap Saunders.

Tidak hanya menguasai sektor hulu minyak atau produksi, keluarga Qadafi juga memiliki usaha di hilir yang meliputi bidang distribusi, penjualan ritel, dan penyimpanan minyak. Sejumlah pusat pengisian bahan bakar di Eropa menjadi kepanjangan tangannya. Pada tahun 1988 Qadafi mendirikan Tamoil, perusahaan produksi dan penjualan minyak Eropa yang punya nama resmi Oilinvest (Netherlands) BV Group dan berkantor pusat di Ridderkerk, Belanda.

Tamoil mempunyai kilang minyak di Cremona (Italia), Hamburg (Jerman), dan Collombey (Swiss) dan berbagai pusat distribusi di Italia, Jerman, Swiss, Belanda, Spanyol, Siprus, dan Monako. Di Belanda saja, Tamoil mempunyai 160 stasiun pengisian bahan bakar. Di Eropa, Tamoil mengoperasikan 2.811 stasiun pengisian bahan bakar yang sebagian besar berada di Italia, menjadikannya pemain minyak nomor satu di negeri Pizza itu.

Italia tercatat mengambil 38 persen ekspor minyak Libya dan tentu saja sebagian mengalir ke pengilangan Tamoil di Cremona. Dari distribusi minyak di benua biru, Tamoil mampu menghasilkan keuntungan sebesar 7,5 miliar dolar AS per tahun. Sebagian keuntungan itu tentu saja mengucur ke kas keluarga Qadafi.

Segala usaha di Libya dan Eropa tak pelak membuat Qadafi menjadi tipikal raja minyak Arab yang selalu bergelimang dolar. Tidak heran jika situs Wikileaks memprediksi angka kekayaan Qadafi lebih tinggi dibanding angka 20 miliar dolar AS yang selama ini sering disebut-sebut itu. Angka yang berbanding terbalik dengan nasib rakyat Libya yang sebagian berada dalam kondisi ekonomi pas-pasan.

Segala kisah perjalanan bisnis Qadafi hanya bisa jadi mimpi bagi warga Tripoli, Zawiyah, maupun Benghazi. Bagi dunia, minyak Libya dengan Qadafi di dalamnya tak bisa dianggap enteng. Sebagai eksportir minyak nomor 12 dunia, posisi Libya sangat penting bagi Eropa. Italia, Jerman, dan Prancis mengonsumsi lebih dari setengah produksi minyak negeri itu.(republika.co.id, Kamis, 03 Maret 2011)

dalam Islam adalah minyak adalah salah satu kekayaan negara yang menjadi kepemilikan umum untuk umat. Rasulullah saw bersabda:

«الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلاَثٍ فِي الْمَاءِ وَالْكَلإِ وَالنَّارِ وَثَمَنُهُ حَرَامٌ»

Kaum muslim berserikat dalam tiga hal: air, padang rumput dan api, dan harganya haram (HR Ibn Majah)

Kata an-nâr (api) mencakup semua jenis energi yang seperti minyak, gas, listrik atau energi lainnya yang digunakan sebagai sumber energi di rumah, industri, kendaraan, mesin dan peralatan lainnya. jadi sangatlah menympang dari ketentuan islam jika minyak di libya hanya dinikmati hasilnya oleh Gaddafi sedang rakyatnya hidup dalam Krisis. (miaubook)
.........Lihat Selengkapnya

gravatar

Rezim Saudi Menyuap Rakyatnya

Surat kabar Inggris The Guardian menyampaikan laporan yang menunjukkan bahwa sejumlah intelektual dan tokoh senior di Arab Saudi mengkritik langkah yang ditempuh oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz dua hari lalu, dengan menambah berbagai bantuan sosial dan membuat rencana untuk stimulus ekonomi. Mereka menganggap bahwa langkah-langkah ini bukan merupakan alternatif bagi reformasi politik.

“Raja Abdullah Dituduh Menyuap Dalam Upaya Menghindari Gejolak” begitu bunyi judul laporan surat kabar itu, yang mengutip dari Shadi Hamid, Direktur Penelitian di Institut Brookings di ibukota Qatar, Doha yang mengatakan bahwa Riyadh tidak mempelajari pelajaran yang tepat tentang apa yang berlangsung di Mesir dan Tunisia.

Hamid menambahkan: “Gejolak yang terjadi di wilayah Timur Tengah tidak hanya ekonomi, dan yang mendasar adalah aspek politik. Memang, ekonomi turut bermain dalam hal ini. Akan tetapi apa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan kepada kita bahwa bangsa Arab sedang mencari kebebasan, martabat dan demokrasi. Sehingga apabila pemimpin Saudi tidak mampu melihat hal itu, maka ia sedang berada dalam jalan buntu.” (CNNArabic.com, 25/2/2011).
.........Lihat Selengkapnya